Ribuan Muslimat Diwek Padati Rutinan Ahad Kliwon, Hj Mundjidah Wahab Tekankan Sedekah Jariyah

Suasana khidmat menyelimuti lokasi acara sejak pagi. Rangkaian kegiatan dimulai dengan khatmil Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars Syubbanul Wathon, hingga aksi sosial berupa santunan anak yatim.

Diwek, PCNUJombang – Semangat berorganisasi dan mengaji kembali membuncah di tengah ribuan jamaah Muslimat NU Kecamatan Diwek. Setelah sempat libur selama bulan suci Ramadhan, PAC Muslimat NU Diwek kembali membuka kegiatan rutinan Ahad Kliwon yang dipusatkan di Dusun Tempuran, Desa Pundong, Minggu (3/5/2026).

Suasana khidmat menyelimuti lokasi acara sejak pagi. Rangkaian kegiatan dimulai dengan khatmil Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars Syubbanul Wathon, hingga aksi sosial berupa santunan anak yatim.

Kehadiran Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jombang, Hj Mundjidah Wahab, menambah antusiasme jamaah yang memadati area tersebut.

Ketua Ranting Muslimat NU Desa Pundong, Hj Siti Zulaikha, mengungkapkan rasa syukur atas membludaknya jamaah yang hadir. “Apalagi jamaah yang hadir jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya,” ujarnya bahagia.

Apresiasi senada datang dari Kepala Desa Pundong, Sri Handayani. Selain memuji kehadiran jamaah, ia juga menitipkan pesan terkait kewaspadaan kesehatan lingkungan.

“Saya menghimbau untuk hati-hati di musim penghujan, terutama ancaman demam berdarah,” tuturnya sembari berharap masyarakat konsisten menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit.

Sementara itu, Camat Diwek, Agus Sholihuddin, dalam sambutannya mengajak jamaah untuk menyeimbangkan antara tawakal dan ikhtiar lahiriah seperti berolahraga. Ia juga memberikan peringatan keras mengenai dampak buruk fenomena sosial saat ini.

“Hati ditata yang baik untuk mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah, di rumah jangan sampai terlibat judi online yang bisa melupakan tanggung jawab keluarga,” tegas Agus.

Pesan ini pun disambut baik oleh Hj Junita Erma Zakiya, perwakilan PAC Muslimat NU Diwek, yang mengaku bangga atas kehadiran dan semangat mengaji jajaran Forkopimcam sejak awal acara.

Baca Juga  Ngaji Qonun Asasi Edisi ke-10, PCNU Jombang Gelar Istighosah Tanggapi Kondisi Bangsa

Puncak acara diwarnai dengan arahan dari Hj Mundjidah Wahab. Tokoh perempuan yang juga mantan Bupati Jombang ini menekankan pentingnya kekuatan niat dalam setiap langkah.

“Karena niat baik saja sudah berpahala satu apalagi mau melakukan mendapat sepuluh,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong para anggota Muslimat NU untuk tidak putus dalam beramal. “Karena sedekah bisa mengalirkan pahala kepada yang sudah meninggal,” tambahnya.

Di sela sambutan, ia juga mengundang seluruh jamaah untuk menghadiri Haul KH A Wahab Hasbullah di Tambakberas pada 10 Mei 2026 mendatang.

Sebagai penutup, Agus Ahmad Muzakki menyampaikan mauidzah hasanah dengan pesan-pesan spiritual yang menyentuh. Ia mengingatkan bahwa esensi ibadah melampaui simbol fisik. “Meski ibadah tak harus di atas sajadah,” terangnya.

Ia menekankan bahwa kesehatan fisik sangat bergantung pada kondisi batin seseorang. “Karena sakitnya badan berasal dari sakitnya hati,” jelasnya. Ia menutup ceramah dengan ajakan untuk bertobat, berbakti kepada orang tua, serta menjaga harmoni sosial.

“Ayo menjadi orang tua yang bermartabat, istri yang taat, baik kepada siapapun, hidup yang baik, iri dengki hasut dihilangkan untuk jadi orang baik dan jangan memandang orang sebelah mata,” pungkasnya.

Kontributor: Ani Tazkiyatun (Pengurus LTN MWCNU Diwek)

Editor: Moh. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *