Perkuat Sinergi, Keluarga Besar MWCNU Peterongan Gelar Halalbihalal di Pendopo Kecamatan

Peterongan, pcnujombang.or.id – Keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Peterongan menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal dan Silaturahmi pada Ahad (5/4/2026). Bertempat di Pendopo Kecamatan Peterongan, acara ini menjadi momentum penguatan organisasi dan sinergitas antar-pengurus serta pemerintah setempat.

​Pesan Sinergitas dan Pentingnya Berorganisasi

​Dalam sambutannya, Wakil Ketua MWCNU Peterongan, Kiai Fathurrozi, mewakili Ketua MWCNU yang sembuh maksimal kesehatannya. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan pendampingan kegiatan di tingkat kecamatan selama ini.

​Kiai Fathurrozi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh pengurus ranting, badan otonom (banom), dan lembaga dalam menyukseskan agenda NU di wilayah Peterongan. Mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, beliau menekankan pentingnya struktur dalam beragama.

​”Sebagaimana dawuh Sayyidina Ali, Islam itu akan tampak jika ada perkumpulan atau organisasi, dan tidak ada organisasi jika tidak ada pengurusnya,” tutur Kiai Fathurrozi di hadapan para jemaah.

​Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan

​Apresiasi serupa datang dari pihak Pemerintah Kecamatan Peterongan. Kasi Sosbud Kecamatan Peterongan, Ibu Istiqomah, yang hadir mewakili Camat Peterongan, melontarkan pujian atas kekompakan keluarga besar NU.

​”Kami mengacungi jempol untuk kegiatan MWCNU, ranting, dan banom yang selalu solid dalam berorganisasi dan berkegiatan selama ini,” ungkapnya sembari menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin mewakili seluruh pegawai kecamatan.

​Filosofi Halalbihalal: Memohon Ridha Sesama

​Rois Syuriah MWCNU Peterongan, KH Moh. Arwani, dalam tausiyahnya menjelaskan hakikat halalbihalal. Menurut beliau, manusia adalah tempatnya salah dan lupa (al-insanu mahallul khata’ wan nisyan), sehingga meminta maaf menjadi sebuah keharusan.

​”Jika bersalah kepada Allah, permohonan maafnya relatif mudah melalui pertobatan yang sungguh-sungguh. Namun, yang tersulit adalah meminta maaf kepada sesama manusia. Itulah mengapa kita selenggarakan halalbihalal agar mendapat ridha dari Allah sekaligus maaf dari sesama manusia, sehingga kita kembali suci,” jelas KH Moh. Arwani.

Baca Juga  MWCNU Peterongan Ajak Pengurus Ranting Lanjutkan Tradisi Keilmuan Para Pendahulu NU

​Doa Husnul Khatimah dari Hadratusyaikh

​Mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Bendahara PCNU, KH Rohmatul Akbar, turut memberikan motivasi kepada nahdliyin Peterongan. Beliau mengutip janji pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

​”Barang siapa yang mau mengurusi NU, aku anggap sebagai santriku. Siapa yang jadi santriku, maka aku doakan husnul khatimah beserta keluarganya,” ujar KH Rohmatul Akbar. Beliau menegaskan bahwa doa tersebut tidak hanya untuk pengurus struktural, tetapi juga bagi siapa pun yang menghidupkan NU, baik melalui pengajian maupun bantuan kegiatan.

​PCNU Jombang juga menyampaikan terima kasih atas kesuksesan program Safari Ramadan yang dijalankan MWCNU Peterongan secara maksimal. Melalui halalbihalal ini, diharapkan tumbuh kerukunan yang lebih erat antara pengurus NU dan masyarakat luas.

​Acara ditutup dengan doa khidmat yang dipimpin oleh Katib Syuriah MWCNU Peterongan, KH Asmu’i, dan dilanjutkan dengan sesi mushafahah atau bersalam-salaman oleh seluruh peserta yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *