Fokus utama kajian tidak hanya tertuju pada aspek ritual, melainkan juga pada manajemen pelaksanaan dan standardisasi tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.
Jombang, pcnujombang.or.id – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Utama Masjid Nurul Huda dalam agenda Kajian Fiqih Qurban, pada Rabu (20/5/2026) malam.
Acara yang ditujukan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha ini menghadirkan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Jombang, Ustadz Muhammad Imdad Hasan atau Gus Imdad, sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Gus Imdad menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif mengenai fiqih qurban.
Fokus utama kajian tidak hanya tertuju pada aspek ritual, melainkan juga pada manajemen pelaksanaan dan standardisasi tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.

Ia menjelaskan bahwa ibadah qurban esensinya adalah manifestasi ketakwaan sekaligus instrumen kepedulian sosial.
Oleh karena itu, profesionalisme panitia qurban sangat dipertaruhkan demi menjamin kelancaran, keamanan, dan ketepatan sasaran distribusi.
“Qurban harus didasari oleh niat ibadah yang murni serta kepatuhan penuh terhadap syariat,” ujarnya.
“Hal ini mencakup seluruh lini proses; mulai dari seleksi hewan yang ikhtiar, proses penyembelihan yang ihsan, hingga manajemen distribusi daging yang amanah kepada masyarakat,” tambah Gus Imdad.
Secara aplikatif, Gus Imdad juga menguraikan rukun dan sunah dalam tata cara penyembelihan hewan qurban yang sesuai tuntunan nabi, di antaranya:
- Menghadapkan hewan kiblat sebagai bentuk takzim dalam beribadah.
- Melafalkan basmalah dan takbir secara fasih sebelum proses penyembelihan dimulai.
- Menggunakan bilah pisau yang sangat tajam untuk memastikan proses berjalan cepat dan meminimalisasi rasa sakit pada hewan (ihsan dalam menyembelih).
- Memastikan terputusnya tiga saluran utama, yakni saluran makanan (mar’i), saluran pernapasan (hulqum), serta dua urat nadi di leher (wajadain).

Kajian ini memantik antusiasme yang tinggi dari jamaah serta warga sekitar Banjardowo. Hal ini terlihat dari dinamisnya sesi diskusi saat memasuki ruang tanya jawab.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar pelaksanaan ibadah qurban tahun ini berjalan dengan lancar, tertib, dan membawa keberkahan yang luas bagi umat.














