Jombang, pcnujombang.or.id – Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh menyisakan duka mendalam. Ribuan warga terdampak kini menghadapi kondisi sulit akibat kerusakan tempat tinggal, terbatasnya akses logistik, serta lumpuhnya aktivitas ekonomi dan pendidikan. Kebutuhan akan bantuan pangan, layanan kesehatan, dan hunian sementara pun menjadi prioritas mendesak.
Sebagai wujud solidaritas, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, bergerak cepat menggalang donasi. Aksi kemanusiaan ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp84.235.000 yang bersumber dari seluruh elemen NU dan masyarakat umum di wilayah Mojowarno.
Wujud Nyata Kepedulian Nahdliyin
Ketua NU Care-LAZISNU MWCNU Mojowarno, Kiai Riduwan, menyatakan bahwa penggalangan dana ini adalah bentuk nyata persaudaraan warga Nahdliyin.
”Alhamdulillah, berkat kebersamaan seluruh elemen NU di Mojowarno, terkumpul donasi sebesar Rp84.235.000. Ini adalah amanah yang akan kami salurkan secara resmi melalui NU Care-LAZISNU,” ujar Kiai Riduwan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MWCNU Mojowarno, K.H. Habib Ghofir, menegaskan bahwa seluruh badan otonom (banom), lembaga, hingga ranting NU bergerak serentak dalam aksi ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontributor.
”Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh elemen NU di Kecamatan Mojowarno. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra,” tuturnya. Beliau juga mengajak warga untuk terus mendoakan para korban agar diberikan kesabaran dan kekuatan untuk pulih.
Donasi Masih Terbuka
Ketua LAZISNU PCNU Jombang, Ning Santi, menjelaskan bahwa pintu donasi masih terbuka lebar bagi masyarakat yang ingin membantu.
”Donasi tetap kami buka. Insyaallah, seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan langsung kepada para korban di Aceh dan Sumatra. Kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas kemanusiaan ini,” pungkasnya.
Melalui gerakan ini, NU Care-LAZISNU berharap dapat mempercepat proses pemulihan di wilayah bencana dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi sosial serupa.
