Jombang, pcnujombang.or.id – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang KH. Fahmi Amrullah Hadzik atau Gus Fahmi menyebutkan bahwa Jombang adalah pusatnya NU dengan banyaknya muassis yang berasal dari Jombang.
Hal itu ia sampaikan dalam sambutan pada acara puncak Harlah ke-102 NU yang digelar PCNU Kabupaten Jombang, di Masjid Baitul Mukminin, Jombang, Senin (27/1/2025) malam.
“Jombang ini ibukotanya NU. Tidak ada daerah yang punya muassis seperti Jombang, Mbah Hasyim, Mbah Bisri, Mbah, Wahab, dan Mbah Romli. Ini istimewa, sebab para kiai tersebut punya hubungan yang terikat,” ujar dia.
Berkaitan dengan itu, lanjut Gus Fahmi, ke depan akan dilaksanakan ziarah muassis NU Jombang sebagai salah satu rangkaian peringatan Harlah ke-102 NU di Jombang.
“Nanti pada tanggal 30 Januari 2025, akan dilaksanakan ziarah muassis NU Jombang,” lanjut cucu pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari tersebut.
Gus Fahmi juga berpesan agar para nahdliyin selalu berpegang teguh pada agama Islam yang bernafaskan Ahlussunnah wal Jama’ah. “Jam’iyyah NU ibarat tali yang bisa mempersatukan umat,” jelasnya.
Selain itu, menurut Gus Fahmi, nikmat terbesar seseorang adalah dilahirkan dalam keadaan Islam, berbangsa Indonesia, dan menjadi warga Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
“Dengan besarnya jumlah Nahdliyin di Indonesia, tugas kita adalah menjaga keutuhan NKRI, selama NU aman Insyaallah NKRI aman,” kata pengasuh pesantren putri Al Masruriyah Tebuireng tersebut.
Sebagai informasi, dalam rangka memperingati Harlah ke-102 NU, PCNU Kabupaten Jombang menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan, dimana puncaknya dilaksanakan di Masjid Jami Baitul Mukminin Jombang, Senin (27/1/2025) malam.
Puncak peringatan Harlah ke-102 NU di Jombang, diawali dengan khotmil quran 102 majelis pada Senin pagi hingga siang, serta sholawat seribu rebana dan santunan anak yatim oleh PC Lazisnu Jombang, pada Senin petang hingga maghrib.
Selain itu, pada saat yang sama juga dibuka pelayanan pengobatan gratis dan donor darah oleh LKNU PCNU Jombang, dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Selepas shalat Maghrib, dilaksanakan istighosah Kiai Hasyim Asy’ari, di Masjid Jami Baitul Mukminin. Selanjutnya, acara seremonial peringatan Harlah ke-102 NU dan peringatan Isra’ Mi’raj, yang dilaksanakan setelah shalat Isya di Masjid Jami.
Adapun sebagai penutup dari rangkaian acara puncak Harlah ke-102 NU di Jombang, akan diisi dengan sholawat hadrah oleh ISHARI yang akan berlangsung hingga tengah malam.
