Megaluh, pcnujombang.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Megaluh menyelenggarakan Pelatihan Madrasah Amil Zakat. Tujuannya, untuk meningkatkan profesionalisme Amil dalam mengelola zakat.
Acara ini berlangsung pada hari Sabtu (22/03/2025) di Aula MWCNU Megaluh. Acara ini, menarik puluhan peserta dari berbagai kalangan. Tampak hadir, perwakilan dari pengurus UPZISNU Ranting serta JPZIS Masjid dan Musholla yang ingin mendalami ilmu amil zakat. Selain itu, dalam acara tersebut, panitia menyerahkan SK Amil Ranting dan Masjid Musholla se-Kecamatan Megaluh.
Pelatihan ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola zakat yang sesuai dengan prinsip syariat Islam. Selain itu, juga harus sesuai dengan regulasi dan ketentuan LAZISNU PBNU.
Dalam sambutannya, Ketua LAZISNU Megaluh, Gogot Sugito, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme Amil Zakat. Selain itu, dalam meningkatkan transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat di wilayah Megaluh.
Zainal Abidin, selaku ketua Tanfidziyan MWC NU mengapresiasi acara ini. “Acara ini menjadi momen bagaimana pentingnya Amil dalam menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Semoga acara ini menjadi awal kita bisa bekerjasama dan bersinergi dalam menjalankan program kemaslahatan umat,”ujarnya
Materi Pelatihan Madrasah Amil
Selama pelatihan, Nor Rohman dan Muhammad Usman sebagai pemateri secara bergantian menjelaskan beberapa poin dalam buku panduan zakat praktis oleh tim LAZISNU Megaluh. Adapun materinya meliputi:
- Dasar-Dasar Fikih Zakat – Peserta mempelajari hukum dan ketentuan zakat dalam Islam.
- Mustahik dan Kriterianya – Peserta memahami secara detail siapa Mustahiq yang berhak menerima zakat fitrah.
- Perbedaan Amil Syar’i dan Panitia Zakat – Peserta memperoleh pemahaman yang utuh tentang perbedaan Amil Syar’i dan Panitia Zakat.
- Seputar Permasalahan Hukum Zakat – Peserta mempelajari berbagai problematika hukum terkait zakat.
- Manajemen Pengelolaan Zakat – Peserta menerapkan strategi efektif dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat secara tepat sasaran.
- Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Zakat – Peserta menyusun laporan keuangan yang jelas dan terpercaya.
- Optimalisasi Digitalisasi dalam Pengelolaan Zakat – Peserta memanfaatkan teknologi untuk mempermudah transaksi dan pendataan zakat.
Harapan dan Dampak Pelatihan
Dengan adanya pelatihan ini, harapannya, para amil zakat di Megaluh dapat mengelola dana zakat dengan lebih hati-hati dan profesional. Sehingga masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. Lebih lanjut, pelatihan ini juga memperkuat peran LAZISNU sebagai lembaga filantropi Islam yang kredibel dan amanah.
Selain itu, salah satu peserta, Wiji Astutik, menyampaikan rasa syukurnya setelah mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam memahami bagaimana mengelola zakat dengan baik dan benar,” ujarnya.
Oleh karena itu, saat ini LAZISNU Megaluh optimis dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infaq, dan shadaqah. Ke depan, LAZISNU Megaluh juga terus mengembangkan beberapa program. Diantaranya program-program edukasi dan pelatihan guna mendukung kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
