Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jombang menyelenggarakan Workshop Arah Kiblat, di Aula MI Al-Mukminin, Kalang Semanding, Perak, pada Minggu (2/2/2025).
Kiai Mohammad Haris, Wakil Ketua PCNU Jombang menyebutkan bahwa penentuan arah kiblat yang benar amat penting, sebab termasuk syarat sahnya salat.
“Kita harus memperhatikan betul, sebab perkara salat adalah yang pertama kali dihisab nanti di akhirat,”
Perlunya diadakan praktek tersebut adalah untuk melestarikan ilmu falak dan memunculkam generasi generasi baru ahli falak arah kiblat
Tujuan diadakannya Workshop Arah Kiblat tersebut adalah untuk melestarikan Ilmu Falak dan melahirkan generasi-generasi ahli Falak, “Semoga kegiatan ini bisa berkembang,” imbuhnya.
Luthfi Fuadi, Ketua LFNU Jombang menyebutkan, workshop arah kiblat ini merupakan lanjutan dari workshop yang telah dilaksanakan sebelumnya, yakni tentang pengenalan teori fikih kiblat.
“Sebelumnya, workshop tahap pertama bulan Oktober lalu, kami membahas teori fikih kiblat, pemahaman tentang asal arah kiblat terbentuk, dan proses penghitungan metode hisab, sedangkan workshop kali ini merupakan lanjutan yang khusus membahas cara menghitung arah kiblat,” paparnya.
Mulanya, sebanyak 50 peserta workshop mempelajari materi tentang Rashdul Kiblat, kemudian dilanjutkan dengan praktik dan penghitungan Rashdul Kiblat menggunakan alat-alat tertentu, seperti Mizwala, tongkat Istiwa’, dan yang utama adalah cahaya matahari.
Sebagai informasi, Rashdul Kiblat adalah bayangan yang terbentuk pada satu waktu tertentu yang membelakangi atau mengarah ke arah kiblat.
Penulis: Miftakhul Jannah, Reporter: Ajie
