Sumobito, pcnujombang.or.id – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sumobito yang digelar di Aula Kantor MWCNU Sumobito menetapkan kembali kepemimpinan lama untuk melanjutkan khidmat pada periode berikutnya.
Dalam pemilihan Rais Syuriyah, forum musyawarah Ahlil Halli wal Aqdi (AHWA) sepakat memilih K.H. Ahmad Muadz yang sebelumnya juga menjabat sebagai Rais Syuriyah.
Sementara itu, pada pemilihan Ketua Tanfidziyah, dua nama yang diajukan ialah petahana Ir. H. M. Nur Alamsyah dan Gus Zulfan Rifqi.
Dari 21 ranting NU se-Sumobito yang memiliki hak suara, satu ranting tidak hadir. Hasil perolehan suara menunjukkan Nur Alamsyah memperoleh 16 suara, sedangkan Zulfan Rifqi mendapat 4 suara.
Dengan hasil tersebut, Nur Alamsyah kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Sumobito.
Sidang pleno pemilihan Rais dan Ketua dipimpin oleh Dr. K.H. Sholahuddin Fathurrahman selaku ketua sidang dan M. Ainur Rifqi sebagai sekretaris.
Rais PCNU Jombang, K.H. Ahmad Hasan, yang hadir pada penutupan konferensi berpesan bahwa pengurus NU harus memiliki tiga karakter penting: munaddzim (organisatoris), muharrik (penggerak), dan mujaddid (pembaharu).
Rangkaian acara konferensi berlangsung kondusif dan relatif singkat. Seluruh agenda dapat diselesaikan sebelum pukul 14.00 WIB, menandai kesinambungan kepemimpinan NU di Sumobito dengan suasana penuh kebersamaan.
