Kolaborasi Edukasi Mitigasi Bencana Antara MTs Plus Darul Ulum dan PC. LPBI NU Jombang

Peterongan, pcnujombang.or.id – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Jombang memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana, dengan fokus utama pada potensi gempa bumi, kepada para siswa MTs Plus Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang, Senin (16/2/2026).

​Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok Guru IPS MTs Plus Darul Ulum sebagai wujud kepedulian nyata terhadap peningkatan kesadaran serta kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.

Antusias Siwa MTs Plus Darul Ulum

Dalam sambutannya, perwakilan sekolah menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan merupakan elemen krusial dalam pembelajaran kontekstual, mengingat posisi geografis Indonesia yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam.

​Sesi materi dibuka oleh Sekretaris LPBI NU Kabupaten Jombang, Muhlison. Ia memaparkan ragam jenis bencana, mulai dari bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, hingga bencana non-alam dan sosial.

Muhlison menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai karakteristik setiap bencana agar masyarakat, khususnya pelajar, mampu bersikap sigap dan tidak panik saat dihadapkan pada situasi darurat.

​Pendalaman materi dilanjutkan oleh anggota LPBI NU Kabupaten Jombang, Lutfi, yang membedah potensi bencana gempa bumi secara spesifik.

Lutfi menjelaskan penyebab terjadinya gempa, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah mitigasi komprehensif mulai dari pra-bencana, saat kejadian, hingga pasca-bencana.

Para siswa juga dibekali pemahaman vital mengenai pengenalan jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman di lingkungan sekolah.

​Sebagai puncak kegiatan, Wakil Ketua LPBI NU Kabupaten Jombang, Heru Bambang, memandu simulasi tanggap gempa bumi.

Dalam sesi praktik ini, para siswa dilatih teknik berlindung yang benar, cara menjaga ketenangan, serta prosedur evakuasi tertib menuju area aman.

Simulasi berlangsung dalam suasana serius namun tetap edukatif, memastikan siswa memahami prosedur keselamatan melalui pengalaman langsung.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya sadar bencana dapat tumbuh kuat di kalangan pelajar.

Tujuannya agar mereka tidak sekadar memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan keterampilan teknis dasar dalam menghadapi potensi gempa bumi.

​Kolaborasi antara LPBI NU Kabupaten Jombang dan MTs Plus Darul Ulum Rejoso ini diharapkan dapat menjadi langkah awal edukasi mitigasi yang berkelanjutan, demi terciptanya generasi yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap keselamatan bersama.

​Penulis: Muhlison (Sekretaris LPBI NU Kabupaten Jombang)

Exit mobile version