Peterongan, pcnujombang.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang bekerjasama dengan Pondok Pesantren (PP) Darul Ulum, Peterongan, Jombang, sukses menggelar kegiatan Kirab Koin NU.
Kegiatan penggalangan dana yang bertema “Dari Santri untuk Santri” ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025.
Acara penyerahan hasil penggalangan koin ini dilaksanakan di halaman kantor pusat PP. Darul Ulum Peterongan Jombang pada Sabtu, 18 Oktober 2025, pukul 10.00 WIB.
Dana Terkumpul Rp36 Juta Lebih
Penggalangan koin NU yang dilakukan serentak di seluruh unit Darul Ulum sejak Kamis, 16 Oktober, berhasil mengumpulkan dana yang signifikan.
Berdasarkan laporan, total donasi yang diperoleh dari santri dan civitas akademika di unit-unit Darul Ulum mencapai Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) lebih.
Jumlah ini menunjukkan tingginya semangat solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan santru dan warga pesantren.
Acara penyerahan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Cholil Dahlan (Ketua Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum), KH. Hamid Bisri (Mudir JATMAN Jombang), KH. Rohmatul Akbar (Bendahara PCNU Jombang), dan Sekretaris LAZISNU Jombang, Nasrullah.
Harapan Keberkahan dan Penyaluran Tepat Sasaran
Dalam sambutannya, KH. Cholil Dahlan menyampaikan apresiasi dan doa. Beliau berharap hasil yang terkumpul dari kegiatan mulia ini akan membawa berkah.
“Semoga hasil yang didapat ini barokah dan menjadi berkah bagi kita semua, khususnya bagi para santri yang membutuhkan,” ujar KH. Cholil Dahlan.
Sementara itu, Sekretaris LAZISNU Jombang, Nasrullah, menjelaskan mekanisme penyaluran dana tersebut.
Ia menegaskan bahwa hasil penggalangan koin ini akan segera di-tasyarufkan (diberikan) kembali untuk para santri di Darul Ulum yang membutuhkan.
“Hasil ini akan langsung kami salurkan kembali, terutama untuk para santri yang yatim piatu dan kurang mampu di Darul Ulum,” jelas Nasrullah.
Kegiatan Kirab Koin NU ini menjadi wujud nyata dari spirit Hari Santri Nasional 2025, yakni menguatkan solidaritas dan gotong royong di lingkungan pesantren dengan aksi nyata dari santri untuk kesejahteraan sesama santri.
