Kiai Choliq Hasan dan Gus Mamik Terpilih Sebagai Rais dan Mudir Jatman Jombang

Jombang, pcnujombang.or.id – Musyawarah Idaroh (Musda) Jam’iyah Ahluth Thariqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) diselenggarakan di Aula Gedung Lembaga PCNU Jombang, Gambiran, Mojoagung, pada Sabtu (24/5/2025).

Musda ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kepengurusan dan program-program Jatman di Jombang yang telah lama vakum.

Melalui proses musyawarah, pembentukan pengurus Jatman Jombang diawali dengan pembentukan Tim Ahwa.

Para anggota Ahwa dalam Musda Jatman Jombang, yakni mewakili unsur Wustho, Kiai Maulani, unsur PCNU Jombang KH. Achmad Hasan dan KH. Abdul Choliq, unsur tim Pembentukan Hamid Hamdah.

Kemudian dari unsur Mursyid, yakni Kiai Sholeh Hamdi, Kiai Nasuha Anwar, Kiai Abdurrazaq, Kiai Syaifuddin, serta Kiai Mu’ad,

Berdasarkan hasil keputusan Ahwa, susunan Pengurus Jatman Jombang adalah sebagai berikut:

  • Rais Idarah Syu’biyah Jatman Jombang, KH Abdul Choliq Hasan (Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas)
  • Mudir Idarah Syu’biyah Jatman Jombang: KH Hamid Bisri atau Gus Mamik (Ponpes Darul Ulum Rejoso)

Selain memilih Rais dan Mudir Jatman Jombang, dalam Musda juga dibentuk Tim Formatur terdiri dari:

  1. Kiai Ahmad Hasan
  2. Kiai Abdul Cholid
  3. Hamid Hamdah
  4. KH Sholeh Hamdi
  5. Kiai Abdurrazaq
  6. Kiai Syaifuddin
  7. Kiai Mu’ad

Sebagai informasi, Agenda Musda Jatman Kabupaten Jombang, diawali dengan pembukaan yang dihadiri antara lain oleh Rais Syuriyah PCNU KH. Achmad Hasan, serta Mudir Idaroh Wustho Jatman Jawa Timur, KH. Musthofa Quthbi Badri.

Dalam sambutannya saat pembukaan, Mudir Idaroh Wustho Jatman Jawa Timur, KH. Musthofa Quthbi Badri, menyampaikan apresiasinya kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang yang berhasil menggelar Musda Jatman Jombang.

Musda Jatman Jombang yang digelar kali ini, merupakan arahan dari PWNU Jawa Timur kepada PCNU Jombang untuk menghidupkan kembali Jatman Jombang yang telah lama vakum.

“Semoga dengan adanya Musda Jatman Jombang ini, kita dapat merekatkan keanekaragaman thoriqoh-thoriqoh yang ada di Jombang khususnya,” ujar dia.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan Jatman Jombang dapat kembali aktif dan menjalankan program-programnya untuk kemajuan dan kemaslahatan umat.

Penulis: Miftakhul JannahEditor: M. Syafi'i
Exit mobile version