Audiensi PC IPPNU Jombang ke DPRD tentang Riset Kekerasan Pelajar

Jombang, pcnujombang.or.id – PC Ikatan Pelajar Putri Nadhatul Ulama’ (IPPNU) Jombang Audiensi ke DPRD Jombang membahas tentang Riset Kekerasan Pelajar.

Tak dapat dipungkiri isu-isu di Kabupaten Jombang mengenai kekerasan pelajar maupun bullying di kalangan pelajar sekolah yang sangat marak terjadi.

Sinta Dwi Maghfiroh, Direktur Lembaga Penilitian dan Pengembangan PC IPPNU Jombang mengatakan, Riset kekerasan pelajar ini merupakan bentuk kepedulian IPPNU

IPPNU melihat semakin tingginya angka kekeraasan pada pelajar / bullying yang terjadi di sekolah khususnya di wilayah Jombang.

“PC IPPNU Jombang berupaya ikut serta dalam pencegahan Bullying maupun kekerasan pelajar ini dengan melakukan beberapa kerjasama bersama pihak seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Gerakan Keluarga Maslahat Nadhatul Ulama’(GMKNU) Jombang. Selain itu, kami juga melakukan Audiensi ke DPRD Jombang hari ini,” tuturnya.

Sinta menuturkan audiensi tentang Riset Kekerasan Pelajar ini diharapkan dapat menjadi solusi atas maraknya kekerasan pelajar yang terjadi.

“Berdasarkan data yang kami riset dari banyaknya jenis kekerasan, bullying mencapai angka 46% dan termasuk kategori jenis terbanyak. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus utamanya dalam penanggulangan serta pencegahannya kedepan,” jelasnya.

Menurutnya, Kekerasan di kalangan pelajar merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Kekerasan tidak hanya berdampak pada korban secara individu, tetapi juga pada lingkungan sosial yang lebih luas.

“Perlu adanya akses yang dapat menjadi jalan atau pusat aduan yang mudah bagi para korban sebagai wujud penanggulangan dan sosialisasi masif untuk pencegahan. Dan peraturan-peraturan yang spesifik mengatur kekerasan terutama bullying ini menjadi urgent, agar bullying ini nantinya tidak semakin meluas lagi sehingga ada efek jera bagi pelaku,”ungkapnya.

Sementara itu, Bapak Agung, Ketua Komisi D DPRD Jombang menyampaikan apresiasinya kepada PC IPPNU Jombang yang telah melakukan Riset ini.

Karena riset ini langsung ke pelajar dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi di seluruh Kabupaten Jombang.

“Langkah ini merupakan hal positif yang dapat membantu kami dalam mengatasi masalah Bullying dan kekerasan pelajar di Jombang. Adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat ini membuat mindset tiap orang juga berubah menjadi digital serta memberikan dampak positif maupun negatif,” ungkapnya.

Pak Agung mengatakan, riset tentang kekerasan pelajar perlu adanya kajian lebih lanjut yang lebih mendalam. Seperti kategori Bullying, Usia Korban dan Pelaku Bullying.

“DPRD Jombang sudah merancang draftnya terkait peraturan daerah (PERDA) Jombang  khususnya tentang kekerasan terhadap pelajar dan anak,” jelasnya.

Penulis: RedaksiEditor: Mustain
Exit mobile version