Topik Wakaf dan Zakat Jadi Sorotan pada Safari Ramadhan di 13 Ranting NU Megaluh

Megaluh, pcnujombang.or.id – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Megaluh telah menyelesaikan rangkaian safari ramadhan di 13 ranting NU se-Kecamatan Megaluh. Selama beberapa pekan mulai tanggal 05-20 Maret 2025, mereka memanfaatkan kegiatan ini untuk silaturrahim kepengurusan baru. Selain itu, juga sekaligus serap aspirasi dan sinergi program NU.

Pada kesempatan itu, topik utama yang menjadi pembahasan yakni terkait dengan percepatan wakaf masjid dan musholla. Selain itu, pemahaman tentang zakat fitrah juga menjadi fokus pembahasan terutama terkait pengajuan SK Amil JPZIS Masjid Musholla.

Serap Aspirasi Problem Perwakafan

Dalam setiap pertemuan, para ulama dan pengurus MWCNU membahas cara pengajuan wakaf. Selain itu, bagaimana mengelola wakaf secara profesional demi kemaslahatan umat.

Alhasil, banyak problem yang terjadi di lapangan, mulai dari nadhir yang lama sudah meninggal. Kemudian status legalitas tanah wakaf yang belum memiliki sertifikat, regulasi dan administrasi yang rumit. Termasuk juga pengelolaan yang kurang optimal, ditambah dengan adanya konflik internal dan sengketa tanah yang belum selesai.

Ketua MWC NU Megaluh, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa pengurus MWC NU bekerjasama dengan LWPNU tingkat kecamatan. Fokus awal akan pada pendataan dan identifikasi terlebih dahulu. Mana masjid dan musholla yang sudah dan belum bersertifikat, termasuk juga aset-aset NU yang lainnya. Selanjutnya, MWC NU akan menfasilitasi konsultasi kepada LWPNU Jombang dan BPN Jombang.

Legalisasi Status Amil Zakat Fitrah

Sementara itu, Ketua LAZISNU Megaluh, Gogot Sugito menyampaikan pentingnya pembentukan Amil Syar’i di masjid dan musholla. “Alhamdulillah, hampir 65 Masjid dan musholla di wilayah megaluh sudah mendapatkan SK Amil. Pada tanggal 22 maret kemaren kami sudah mengadakan Pelatihan Madrasah Amil. Syukur banyak yang hadir, baik pengurus UPZIS Ranting dan perwakilan dari JPZIS Masjid dan Musholla,”ujarnya

Baca Juga  Ribuan Warga Jombang Bersholawat Meriahkan Hari Jadi ke-115 dan HSN 2025

Dengan selesainya safari ini, MWC NU Megaluh berkomitmen untuk terus mengawal gerakan percepatan wakaf dan pengelolaan zakat di wilayahnya.

Selanjutnya, Mereka telah menyiapkan beberapa program lanjutan, seperti pelatihan khusus pengelolaan wakaf produktif. Selain itu, ada pelatihan teknis bagi pengurus ranting untuk menggerakkan kaleng NU kembali.

Semoga safari Ramadhan ini tidak hanya menghasilkan wacana, tetapi juga mendorong aksi nyata demi kemaslahatan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *