Peringati Harlah ke-76, PAC Fatayat NU Diwek Gelar Diba Akbar dan Bakti Sosial

Bertempat di halaman Masjid At-Taqwa, Dusun Sugihwaras, Desa Bandung, agenda ini dihadiri sedikitnya 500 anggota.

Diwek, pcnujombang.or.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Diwek menyelenggarakan Diba’ Akbar pada Minggu (19/4/2026).

Bertempat di halaman Masjid At-Taqwa, Dusun Sugihwaras, Desa Bandung, agenda ini dihadiri sedikitnya 500 anggota.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PAC Fatayat NU Diwek, Kepala Desa Bandung beserta jajaran, serta anggota DPRD Jombang, Junita Erma Zakiyah.

Hadir pula perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Jombang untuk memberikan dukungan.

Selain agenda religi, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.

Tak hanya itu, geliat ekonomi produktif tampak pada pameran produk UMKM karya anggota Fatayat yang memadati area pintu masuk acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Diba’ berjamaah, dilanjutkan dengan zikir tahlil yang dipimpin oleh Kiai Ahsani Taqwim.

Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Mars Fatayat.

Ketua Ranting Fatayat NU Desa Bandung, Lihayatus Sholikhah, menjelaskan bahwa Diba’ Akbar ini menandai dimulainya kembali rutinitas organisasi. “Setelah libur selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Diba’ Akbar kali ini terasa istimewa. “Karena bertepatan hari lahir ke-76 dari Fatayat NU tanggal 24 April nanti,” tambahnya.

Apresiasi senada disampaikan Ketua PAC Fatayat NU Diwek, Imroatun Nadhifah. Ia memuji inisiatif Fatayat Bandung yang bersedia menjadi tuan rumah pembukaan kembali kegiatan rutin ini.

“Tidak perlu didorong, sudah mengajukan diri, ini luar biasa Fatayat Bandung,” katanya.

Ke depan, ia berharap Fatayat dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. “Tidak hanya sebagai organisasi dan program kerja, tapi bagaimana ikut Fatayat menjadi nyaman, bahagia dan saling menguatkan,” pintanya.

Baca Juga  PAC GP Ansor Jogoroto Bagikan Bibit Tanaman Pangan dalam Rangka Harlah ke-91

Dalam sesi tausiyah, KH Khoiril Anam dari Denanyar berpesan agar konsistensi ibadah selama Ramadhan tetap terjaga pasca-Lebaran.

“Menjadi orang baik harus melalui proses, sopo gelem rekoso, bakale penak (siapa yang mau berlelah-lelah, akan memetik kemudahan),” pesannya.

Ia berharap seluruh kader PAC Fatayat NU Diwek terus bertransformasi ke arah yang lebih positif. “Karena ini Syawal itu meningkat, tambah baik dan terus tambah baik,” tuturnya.

Kiai Khoiril menambahkan bahwa cara termudah mencapai kualitas diri adalah dengan bertakwa. “Taqwa singkatan dari Tawadhu, Qana’ah, Wira’i, dan Amanah,” pungkasnya.

Sebagai bentuk syukur menyambut Harlah ke-76 Fatayat NU, acara ditutup dengan prosesi potong tumpeng dan penyaluran santunan melalui program Gerakan Sehat Fatayat Santri Nusantara (Gafantara).

Kontributor: Khusnul Khotimah, pengurus LTN MWCNU Diwek.

Editor: Moh. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *