Kukuhkan Dedikasi dan Pengabdian, Sako Pandu Maarif NU Jombang Gelar Penutupan KMD/KML di Pantai Pasir Putih Trenggalek

Di ruang terbuka yang sarat kebersamaan tersebut, sebanyak 50 peserta resmi dikukuhkan sebagai pembina Pramuka yang siap mengemban amanah pendidikan karakter di lingkungan LP Maarif NU.

PCNUJOMBANG – Deru ombak Pantai Pasir Putih Trenggalek mengiringi semangat kepramukaan Sako Pandu Maarif NU Cabang Jombang saat menggelar Pengukuhan Peserta Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML), pada Minggu (1/2/2026).

Di ruang terbuka yang sarat kebersamaan tersebut, sebanyak 50 peserta resmi dikukuhkan sebagai pembina Pramuka yang siap mengemban amanah pendidikan karakter di lingkungan LP Maarif NU.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial dalam kaderisasi pembina Pramuka yang berkompeten, berintegritas, serta berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Para peserta yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan PC LP Maarif NU Kabupaten Jombang ini, telah menuntaskan serangkaian pembelajaran dan penggemblengan fisik maupun mental melalui KMD dan KML.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Jombang, Abd. Wahib, memimpin langsung jalannya pengukuhan.

Suasana haru dan bangga menyeruak, menandai bahwa para peserta telah memenuhi syarat kualifikasi dan dinyatakan layak mengemban tugas sebagai pembina Pramuka yang profesional.

Turut hadir memberikan dukungan dalam agenda tersebut, Ketua Sako Pandu Maarif NU Cabang Jombang, Any Subagyo, Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Jombang yang diwakili oleh H. M. Rofiq.

Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti komitmen nyata LP Maarif NU Jombang dalam memperkuat pendidikan karakter siswa melalui jalur kepramukaan.

Dalam sambutannya, H. M. Rofiq menegaskan bahwa pembina Pramuka memegang peran strategis sebagai pendidik nilai, teladan sikap, serta penggerak karakter peserta didik.

Baca Juga  Haul ke-15 KH Dhucha Tolhah, Lembaga Kesehatan MWC NU Diwek Gelar Khitanan Massal

Menurutnya, pembina di lingkungan Maarif NU tidak hanya dituntut menguasai teknik kepramukaan, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai keislaman moderat, nasionalisme, dan kepedulian sosial.

Pemilihan Pantai Pasir Putih Trenggalek sebagai lokasi kegiatan memberikan nuansa berbeda. Alam terbuka dimanfaatkan sebagai media pembelajaran efektif untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Sepanjang kegiatan, antusiasme, kedisiplinan, dan solidaritas peserta terlihat begitu kental.

Sementara itu, Ketua Sako Pandu Maarif NU Cabang Jombang, Any Subagyo menyampaikan bahwa KMD dan KML ini merupakan ikhtiar berkelanjutan lembaganya dalam mencetak pembina berkualitas.

“Kami berharap para peserta yang telah dikukuhkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kepramukaan yang aktif dan inovatif di satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.

Secara keseluruhan, rangkaian acara berjalan tertib dan sukses. Kegiatan ini menjadi refleksi keseriusan PC LP Maarif NU Kabupaten Jombang dalam menyiapkan generasi pendidik yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh secara ideologis, spiritual, dan sosial.

Melalui pengukuhan ini, Sako Pandu Maarif NU Cabang Jombang kembali meneguhkan perannya sebagai wadah pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi bangsa yang berakhlak mulia, cinta tanah air, serta setia pada nilai-nilai ke-NU-an.

Kontribusi dari Muhaji, Anggota Humas dan Publikasi PC LP Maarif NU Jombang

Editor: Moh. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *