“Gunakan Akal, Tundukkan Nafsu” Pesan Mendalam Pengajian Rutin Selasa Pon LDNU Peterongan

​Peterongan, pcnujombang.or.id – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Peterongan kembali menggelar pengajian rutin yang diikuti oleh jemaah dari berbagai kalangan. Pengajian dilaksanakan di Masjid Mancar, Peterongan, pada Senin (28/10/2025).

Dalam kesempatan kali ini, Gus Ainur Rifqi, selaku penceramah, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya penggunaan akal dan pengendalian hawa nafsu dalam menjalani kehidupan beragama.

​Dalam tausiahnya, Gus Ainur Rifqi menegaskan bahwa akal merupakan anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, namun hanya akan bernilai jika digunakan untuk taat kepada-Nya.

​”Orang yang menaati perintah Allah itulah yang disebut ‘Aqil’ atau berakal. Sebaliknya, orang yang durhaka kepada Allah, meskipun diberi akal, disebut ‘Jahil’ atau bodoh,” terang beliau di hadapan jemaah.

​Beliau juga menambahkan bahwa kecerdasan sejati tidak diukur dari intelektualitas semata, tetapi dari kemampuan seseorang dalam mengendalikan hawa nafsu dan mempersiapkan amal untuk kehidupan setelah mati.

​“Cerdas itu bukan soal nilai akademik, tetapi tentang siapa yang bisa menundukkan hawa nafsunya,” lanjutnya.

​Komitmen LDNU Peterongan

​Pengajian ini diakhiri dengan doa bersama serta harapan agar umat Islam, khususnya generasi muda, mampu memanfaatkan akal secara benar dan tidak terjerumus pada perilaku yang merusak diri dan iman.

​Dalam sambutan penutup, Kiai Shokhib (Sekretaris LDNU Peterongan sekaligus Tokoh Agama Desa Mancar) yang mewakili Ketua LDNU, menegaskan komitmen Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama.

​”LDNU Peterongan berkomitmen untuk terus menghadirkan pengajian rutin sebagai sarana memperkuat spiritualitas dan membumikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Peringati 79 Tahun Resolusi Jihad NU, 1000 Kader Ansor Jombang Ikuti Kirab Merah Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *