Gelar Raker dan Pelantikan PAW, LP Ma’arif NU Jombang Targetkan Madrasah Jadi Pilihan Utama

Jombang, pcnujombang.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Cabang Jombang terus berbenah diri demi menjawab tantangan zaman. Komitmen ini ditegaskan dalam agenda Pelantikan Pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) sekaligus Rapat Kerja (Raker) ke-2 yang digelar dengan khidmat.

Mengusung tema “Hikmah Berkelanjutan untuk Ma’arif yang Bermutu”, kegiatan ini dihadiri oleh 46 peserta yang siap merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.

Ketua Panitia, M. Rafiq, melaporkan bahwa agenda kali ini memiliki dua fokus utama, yakni pengukuhan pengurus baru melalui mekanisme PAW dan pelaksanaan Rapat Kerja II. Langkah ini diambil untuk memastikan mesin organisasi berjalan lebih cepat dan taktis.

Dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif NU Jombang, Hj. Mamik Rosita, menyampaikan filosofi mendalam mengenai pengabdian di lembaga pendidikan NU.

Ia mengibaratkan pengabdian di LP Ma’arif seperti menapaki anak tangga; semakin lama harus semakin tinggi kualitasnya dan semakin baik dampaknya.

Mamik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus PCNU, baik Tanfidziyah maupun Syuriyah, serta para ketua MWC LP Ma’arif NU se-Jombang atas sinergi yang terjalin selama ini.

Mamik menegaskan bahwa tujuan utama dilakukannya PAW adalah untuk mengakselerasi perputaran roda organisasi. LP Ma’arif harus mampu menjadi wadah yang kokoh bagi madrasah dan sekolah yang berafiliasi dengan NU.

Ia memiliki harapan besar agar lembaga pendidikan di bawah naungan NU mampu bertransformasi menjadi pilihan utama di hati masyarakat, bukan lagi menjadi opsi kedua, ketiga, atau bahkan tidak dipilih sama sekali.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Mamik menekankan pentingnya “Khidmah Kolektif”. Konsep ini menjadi cara LP Ma’arif NU Jombang bekerja bersama untuk mengembangkan, bergerak bertumbuh, dan membenahi lembaga pendidikan agar mampu bersaing dengan institusi lain.

Baca Juga  UAMNU: Menjaga Marwah Pendidikan Ma’arif di Tengah Arus Zaman

Terlebih lagi, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dengan hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), era disrupsi informasi, hingga krisis keteladanan dalam mendidik siswa. Oleh karena itu, LP Ma’arif dituntut hadir tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai penggerak ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Dalam Raker kali ini, pembahasan difokuskan pada empat pilar utama, yakni peningkatan mutu, penguatan karakter, kolaborasi serta sinergi dengan Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan, dan kemampuan untuk bersikap adaptif terhadap perubahan.

Mamik berharap seluruh ikhtiar dan pengabdian para pengurus dicatat oleh Allah SWT sebagai amal saleh yang membawa keberkahan bagi keluarga.

Suasana haru dan nostalgia sempat mewarnai acara ketika Wakil Rais Syuriyah PCNU, KH Mustain Hasan, memberikan sambutannya.

Ia mengaku sangat senang bisa hadir di tengah-tengah pengurus LP Ma’arif. Baginya, lembaga ini memiliki kenangan tersendiri karena mengingatkannya pada sang paman, KH Subari Kepuhdoko, yang pernah menjabat sebagai Ketua LP Ma’arif di masa lampau.

Kiai Mustain mengenang masa-masa sekitar tahun 1980 hingga 1985, saat rumahnya pernah dijadikan kantor LP Ma’arif NU dan dirinya bertugas sebagai pengantar surat.Kiai Mustain menegaskan bahwa kebesaran Nahdlatul Ulama tidak bisa dilepaskan dari peran lembaga pendidikan, baik formal maupun informal, mulai dari madrasah, sekolah, pondok pesantren, hingga pengajian rutin di akar rumput.

Ia juga menyoroti realitas di masyarakat yang masih mempolarisasikan antara pendidikan agama dan umum, kendati dikotomi tersebut seharusnya sudah dihapus.

Selain itu, ia juga menyinggung isu kebijakan lima hari sekolah, di mana LP Ma’arif NU Jombang tetap konsisten memperjuangkan kembalinya skema enam hari sekolah demi efektivitas pendidikan karakter dan keagamaan.

Baca Juga  Khidmat untuk Umat: LKNU Jombang Fasilitasi Ratusan Warga dalam Bakti Sosial Kesehatan

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua PCNU Jombang Hadi Syaifuddin, serta Pembina LP Ma’arif Masruhin. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap semangat juang pengurus LP Ma’arif NU untuk terus bertahan dan bergerak memajukan pendidikan di Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *