- Version
- Download 10
- File Size 161 kb
- File Count 1
- Create Date 31 Januari 2024
- Last Updated 2 September 2025
Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama - AD NU
Anggaran Dasar (AD) Nahdlatul Ulama (NU) adalah kumpulan peraturan yang mengatur kehidupan organisasi Nahdlatul Ulama dan hubungannya dengan anggotanya.
AD NU mengatur berbagai hal, seperti:
- Nama, Kedudukan, dan Status NU
- Pedoman, Aqidah, dan Asas NU
- Tugas dan wewenang NU
- Tata Cara Rapat di Lingkungan NU
- Struktur Kepengurusan NU
SAMBUTAN RAIS ‘AAM PENGURUS BESAR NAHDLATUL ULAMA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas ma’unah dan karunia-Nya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat menerbitkan buku Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yang merupakan keputusan tertinggi organisasi, dalam bentuk buku saku yang ada di hadapan pembaca. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi wa Sallam, Sang Pembawa Rahmat Bagi Semesta Alam.
Penerbitan buku ini merupakan salah satu langkah sosialisasi hasil Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan pada 22-24 Desember 2022 di Lampung kepada seluruh jajaran pengurus, warga nahdliyin dan unsur masyarakat lain tentang ke-NU-an dan peraturan yang menjadi pedoman dalam Perkumpulan Nahdlatul Ulama.
Buku saku ini merupakan hasil jerih payah dan sari pati pemikiran para intelek tual, ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama, baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain dokumen AD/ART ini, masih terdapat beberapa keputusan lain yang dihasilkan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama, yaitu: rumusan program, hasil bahtsul masail diniyah, rekomendasi, dan keputusan lain, yang akan diterbitkan tersendiri.
Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulama sebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selama ini, banyak warga Nahdlatul Ulama yang hanya memosisikan diri sebagai jamaah, belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kita jam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadap AD/ART merupakan pintu gerbang dalam proses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut.
Ibarat “tongkat komando” yang dikirim oleh Syaikhona Kholil kepada KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, seperti itulah seharusnya kita memosisikan dokumen AD/ART Nahdlatul Ulama dalam khidmah jam’iyah.
Jangan sampai warga nahdliyin tercerai berai hanya karena kepentingan-kepentingan sesaat. Mereka harus mengikuti satu komando dari PBNU, yang didasarkan kepada AD/ART sebagai amanat Muktamar dan didukung oleh para mustasyar.
Men-jam’iyah-kan jamaah dengan segala potensi yang berkekuatan raksasa ini, menjadi pekerjaan rumah terpenting dari sekian pekerjaan rumah yang lain. Sebab, potensi raksasa ini, kalau tidak dikelola
dengan baik dan benar, justru akan menjadi beban dan terpecah belah. Menjadi bulanbulanan dan diperebutkan oleh kelompokkelompok lain.
Harapan kami, buku kecil ini dapat menjadi pedoman bagi semua pihak –wa bil khusus jajaran Syuriah yang berkhidmah di dalam Jam’iyah Diniyah Ijtima’iyah tercinta ini. Karena itu, kami mengajak semua jajaran Syuriah --mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, MWCNU, hingga Ranting dan Anak Ranting NU bersama-sama memahami dan menjaga konsistensi dalam menjalankan ketentuan AD/ART. Sebab, konsistensi semua pihak dalam melaksanakan amanat AD/ART merupakan salah satu pilar penting dalam menyongsong Abad Kedua Nahdlatul Ulama.
Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses terbitnya buku AD/ART ini. Semoga terbitnya buku ini memperkuat himmah kita semua dalam khidmah jam’iyah yang didirikan oleh para ulama dan awliya’ ini.
والله الموفق إلى أقوم الطريق
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Jakarta, 2 Ramadhan 1443 H/4 April 2022 M
Rais ‘Aam,
ttd
KH. Miftachul Akhyar