JOMBANG, pcnujombang.or.id,- KH Abdurrahman Wahid yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur memang tidak lepas dari Tambakberas Jombang. Tepatnya Dusun Gedang Desa Tambakrejo Kec Jombang Jawa Timur.
Dari silsilahnya, Gus Dur adalah cucu dari hadratus Syeh KH Hasyim Asyari pendiri NU. Sedangkan KH Hasyim adalah putra dari KH Asyari dan Nyai Halimah. Nyai Halimah merupakan putri dari KH Ustman santri senior pondok selawe, KH Abdussalam. Sebagai santri Senior, Mbah Ustman dijodohkan dengan Ny Layinah putri dari KH Abdussalam.
Ada cerita menarik dari sahabat dekat Gus Dur, H Mas Nuh Warung Sidoarjo. “Dulu saya diperintah presiden Gus Dur, untuk membangun area Makam Mbah Ustman, di gedang, ” tuturnya saat menghadiri 7 hari wafatnya KH Fadhullah Malik salah satu pengasuh PP Bahasa Ulum Tambakberas Jombang.
Dikatakannya, makam Mbah Ustman yang terletak di sebelah Masjid Gedang dulu terasa sangat angker, karena kanan kiri masih semak belukar.” Makam itu kedepan akan berada di tengah tengah Kawasan Pondok Tambak Beras, ” bebernya menirukan pesan Gus Dur.
Dan benar adanya, setelah sekian puluh tahun, apa yang katakan Gus Dur ternyata benar adanya. “Hari ini bisa kita lihat bersama, makam Kakek Buyut Gus Dur ini sekarang berapa di tengah Kawasan pondok Tambakberas. Pondok atau Ribath Ribath bermunculan mengelilingi Makam Mbah Ustman,” ungkapnya.














