Forum Muskercab II PCNU Jombang menghasilkan sejumlah rekomendasi krusial yang menitikberatkan pada kemandirian organisasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta penegasan sikap organisasi menjelang Muktamar NU ke-35.
Jombang, PCNUJombang – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II masa khidmat 2024-2029 di Gedung Serbaguna (GSG) PCNU Jombang, Ahad (3/5/2026).
Forum ini dihadiri ratusan peserta yang berasal dari utusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Jombang, Pengurus 18 Lembaga, Badan Otonom (Banom), serta badan-badan khusus PCNU Jombang.
Selain itu, Muskercab II juga diikuti jajaran PCNU Jombang, mulai dari Mustasyar dan A’wan, Syuriah, serta pengurus Tanfidziyah.
Pertemuan strategis ini menghasilkan sejumlah rekomendasi krusial yang menitikberatkan pada kemandirian organisasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta penegasan sikap organisasi menjelang Muktamar NU ke-35. Rekomendasi Muskercab II PCNU Jombang, meliputi:
Penguatan Ekonomi dan Penyelamatan Aset Jam’iyah
Sebagai langkah nyata implementasi visi “Abad Kedua NU,” PCNU Jombang menetapkan penataan aset sebagai prioritas utama. Muskercab mewajibkan pengurus di semua tingkatan untuk menuntaskan verifikasi, inventarisasi, dan sertifikasi aset Nahdlatul Ulama guna menentukan status hukum yang jelas.
Langkah ini merupakan pondasi utama kemandirian finansial sekaligus upaya mencegah peralihan aset jam’iyah menjadi milik pribadi di masa depan.
Di sektor ekonomi, PCNU Jombang akan memperkuat kemandirian jamaah melalui:
1) Sinergi Strategis:
Mengoptimalkan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk pemberdayaan UMKM dan akses alat produksi pertanian.
2) Aksi Akar Rumput:
Membentuk Himpunan Petani NU dan Paguyuban UMKM NU hingga tingkat Ranting sebagai solusi konkret kemandirian pangan.
3) Optimalisasi Fasilitas:
Menjadikan GSG PCNU di Mojoagung sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif dan intelektual publik.
Komitmen Sosial: Penanganan Stunting dan Karakter Generasi
PCNU Jombang berkomitmen menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyukseskan program Asta Cita, khususnya pada percepatan penurunan angka stunting, peningkatan pangan bergizi, dan pengentasan kemiskinan.
Selain kesehatan fisik, penguatan karakter generasi muda juga menjadi perhatian serius dengan rekomendasi kebijakan:
1) Gerakan “Telung (3) Jam Lali HP”:
Mendorong pemerintah daerah menerapkan pembatasan penggunaan gawai selama 3 jam, pada pukul 17.00-20.00 WIB untuk warga.
2) Budaya Sehat:
Mengajak warga Nahdliyin melaksanakan Gerakan Jum’at Bersih dan Jum’at Sehat sebagai wujud kepedulian lingkungan.
Sikap Organisasi Menuju Muktamar ke-35
Menghadapi momentum Muktamar ke-35, PCNU Jombang secara tegas mendorong terciptanya pelaksanaan Muktamar yang bersih, bermartabat, serta dilandasi integritas moral. Beberapa poin sikap yang ditegaskan antara lain:
1) Majelis Tahkim:
Mengusulkan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) ditetapkan sebagai Majelis Tahkim Aly untuk menyelesaikan sengketa mandataris muktamar.
2) Kepemimpinan Inklusif:
Memberikan ruang bagi figur profesional dan pengusaha non-pesantren yang memenuhi syarat untuk berkhidmah di jajaran kepemimpinan.
3) Stabilisator Bangsa:
Berkomitmen menjadi “juru damai” dalam dinamika pusat dan memastikan kontestasi tidak memecah belah ukhuwah. Kepentingan jam’iyah harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok atau partai politik tertentu.
Sinergi Stakeholder dan Tindak Lanjut Khusus
PCNU Jombang akan membangun kolaborasi strategis dengan Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kejaksaan Negeri, Polres, dan Kodim Jombang, guna mengedukasi warga terkait pencegahan judi online, narkoba, miras, hingga kenakalan remaja.
Secara internal, organisasi mewajibkan seluruh pengurus yang belum mengikuti pendidikan kader (PD-KPNU dan MKNU) untuk segera menuntaskannya.
Selain itu, peningkatan layanan dan deviden pada unit usaha seperti RSNU dan BMTNU akan diprioritaskan untuk kemaslahatan pengurus dan badan otonom di semua tingkatan.
“Rangkaian rekomendasi ini ditetapkan sebagai pedoman khidmah bagi seluruh jajaran pengurus, lembaga, dan badan otonom di lingkungan PCNU Kabupaten Jombang,” ujar KH. Sholahuddin Fathurrahman, Koordinator SC Muskercab II PCNU Jombang.














