Jombang, pcnujombang.or.id – Safari ramadhan MWCNU Peterongan ke-12 dilaksanakan di masjid Nurul Iman Kedungjero, Tanjung Gunung, Peterongan (25/03/2025).
Kiai Asmui selaku perwakilan MWCNU Peterongan menyampaikan apresiasi atas antusias warga nahdiyin Peterongan yang menghadiri kegiatan safari ramadhan ini.
Hadir dalam safari ramadhan ke-12 MWCNU Peterongan, Gus H. Mustain Dzul Azmi atau yang akrab disapa Gus Azmi, wakil ketua PCNU Jombang.
Dalam mauidhonya, Gus Azmi mengajak nahdiyiin yang hadir untuk giat mengejar malam lailatul qadar di sepuluh akhir ramadhan kali ini.

“Jadi malam lailatul qadar itu inspirasinya dari nabi Muhammad yang iri dengan usia umat nabi terdahulu yang ratusan tahun, sehingga peluang ibadahnya lebih lama” tuturnya.
Menurutnya ketika hal tersebut terjadi, lantas turunlah surat Al Qadr pada nabi Muhammad, yang menjelaskan ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan.
“Ini bukti sayangnya Allah pada nabi Muhammad, maka diturunkanlah surat Al Qadr untuk menghiburnya agar bisa menyeimbangi ibadah umat sebelumnya” ungkapnya.
Gus Azmi mengutarakan bahwa ada 3 tingkatan manusia dalam menanggapi hadirnya malam lailatul qadar dibulan ramadhan.
Pertama adalah tingkatan orang pada umumnya, yang iktikaf di masjid ketika malam ramadhan hanya sekedar mengharap pahala lailatul qadar.
Kedua adalah tingkatan orang yang sangat senang menghidupi malam ramadhannya karena malu akan dosa-dosanya pada Allah dan ingin dekat denganNya.
Ketiga adalah tingkatan orang tertinggi dalam memandang lailatul qadar, sehingga ia menghidupkan seluruh malam dibulan ramadhan dari awal hingga akhir.
“Jadi orang yang ketiga ini, tidak punya alasan untuk bermalas malasan selama bulan ramadhan, ibadah malamnya giat, siangnya juga semangat” menurut Gus Azmi
Pengasuh Asrama Alfurqon Darul Ulum ini juga menuturkan jika kita bisa mendapati lailatul qadar, maka kita dapat mengubah takdir buruk jadi baik.
“Lailatul qadar itu adalah kesempatan bagi kita umat nabi Muhammad untuk mengubah takdir dan mendapat nikmatnya iman” pungkasnya.
Safari ramadhan MWCNU Peterongan berakhir kala adzan maghrib berkumandang dan hadirin berbuka dengan takjil yang tersedia.














