Peringati Harlah 102 NU, PCNU gelar Diklat Adabul Alim Wal Muta’allim

Bertepatan dengan tanggal hari lahirnya NU, 16 Rajab/16 Januari 2025 PCNU menggelar Diklat pelatihan pendidikan berbasis kitab Adabul Alim Wal Muta’allim karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama antara PCNU, LP Ma’arif dan MWC NU Ngoro. Diklat Adabul Alim Wal Muta’allim ini diisi oleh tim tutor dari Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE).

Berlokasi di SMK Ma’arif Ngoro yang merupakan sekolah milik MWC NU Ngoro, diklat ini diikuti oleh 120 guru dan pimpinan Yayasan Ma’arif NU, dari 4 unit pendidikan, yang meliputi MTs dan MA Darussalam, SMP Islam dan SMK Ma’arif. Para peserta akan belajar tentang nilai-nilai akhlak dan karakter dalam mendidik siswa, yang tertuang dalam 8 bab di kitab Adabul Alim Wal Muta’allim. Pelatihan dikemas dalam format workshop interaktif dengan metode pembelajaran Andragogi.

Diklat dibuka oleh ketua Tanfidziah MWC NU Ngoro Drs. Faishol, dan ketua Syuriyah MWC NU Ngoro KH. Mahrus. Setelah itu, arahan dan pengantar Diklat disampaikan oleh Ketua PCNU Jombang, KH. Agus Fahmi Amrullah. “NU tidak bisa dipisahkan dari hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. Kiai Hasyim telah meninggalkan kitab, salah satunya adabul alim. Dalam hal ini, PCNU bekerjasama dengan MWC NU Ngoro dalam rangka harlah ke 102 NU mengadakan Diklat sekaligus membedah kitab Adabul Alim Wal Muta’allim. Ini adalah hal yang sangat luar biasa, kita kenalkan kitab ini kepada guru di lingkungan NU dan LP Ma’arif tentang bagaimana menjadi guru yang baik, bagaimana menjadi murid yang baik, di sini juga kita terangkan kepada unit-unit pendidikan di lingkungan LP Ma’arif mengacu kepada kitab Adabul Alim Wal Muta’allim, di momen yang sangat spesial yaitu harlah NU ke-102”. Ungkap cucu hadratussyaikh ini.

Baca Juga  KH Saifullah Yusuf: Ilmu dan Barokah Adalah Kunci Kepemimpinan Kader NU

Ketua tim Diklat, Bapak Abdul Malik, S.Ag, S.Pd.I. berharap Diklat ini menjadi sarana syiar karya Hadratussyaikh kepada para pendidik dan stakeholder lembaga pendidikan agar terus menggemakan konsep ini, sehingga menjadi pembiasaan dalam lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia. Melalui program ini juga, ketua PCNU ingin mengadakan hal yang serupa kepada beberapa MWC NU dan LP Ma’arif di beberapa daerah di Jombang. Selain itu, Diklat Adabul Alim Wal Muta’allim ini juga akan diselenggarakan di PCNU Klaten, PCNU Ponorogo dan PW IKAPETE NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *