PAC Fatayat Peterongan Gelar Diba’ Kubro, Perkuat Pemahaman Aswaja An-Nahdliyyah

Jombang, pcnujombang.or.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Peterongan hari ini sukses menggelar acara Rutinan Diba’ Kubro 22 Juni 2025.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah Fatayat ke-75 ini bertempat di Masjid Miftahul Falah, Gempolsari, Ngrandulor, Peterongan.

Acara diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang khusyuk, dilanjutkan dengan serangkaian acara formal. Puncak acara adalah penyampaian materi Aswaja An-Nahdliyyah oleh Ustadz Muhammad Ainur Rifqi dari Aswaja Center PCNU Jombang.

Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari PCNU Jombang, di antaranya Ust. Zaki Abd. Shomad selaku Wakil Sekretaris PCNU Jombang, serta Kiai Sholihan dari unsur MWCNU.

Selain itu, tampak hadir pula perwakilan dari MWC NU Peterongan, PC Fatayat Jombang, dan Banom MWC Peterongan, menunjukkan sinergi antarlembaga Nahdlatul Ulama.

Dalam paparannya, Ust. Ainur Rifqi mengupas tuntas sejarah singkat Aswaja An-Nahdliyyah. Beliau menegaskan bahwa salah satu alasan fundamental didirikannya NU adalah untuk menjaga nilai-nilai dan ajaran Aswaja dari berbagai distorsi.

Lebih lanjut, Ust. Rifqi menekankan pentingnya bagi warga Nahdliyyin untuk meyakini serta mengamalkan amaliyyah-amaliyyah NU yang telah diajarkan oleh Muassis NU (pendiri NU) sebagai bagian integral dari ajaran Aswaja.

Ia juga mengingatkan agar lima prinsip Aswaja, yaitu Tawassuth (moderat), Tasamuh (toleran), Tawazun (seimbang), I’tidal (lurus/tegak), dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran), senantiasa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menanggapi isu yang sering muncul, Ust. Rifqi turut menjelaskan perbedaan antara sunnah dan bid’ah. Ia mengimbau jamaah agar tidak mudah terjebak dan terpengaruh oleh tuduhan-tuduhan bid’ah yang sering dilontarkan oleh pihak-pihak yang tidak sejalan dengan NU.

Acara Diba’ Kubro ini ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin oleh K.H. Yunus Roichan, Pengasuh Pondok Pesantren Jannatur Roichan, Ngrandulor Peterongan.

Baca Juga  150 Jamaah Hadiri Diba Kubro yang Digelar PAC Fatayat Bareng

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat pemahaman dan keyakinan warga Fatayat Peterongan terhadap ajaran Aswaja An-Nahdliyyah, serta meneguhkan komitmen mereka dalam menjaga tradisi keilmuan dan amaliyah NU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *