MWC NU Megaluh siap Mensukseskan Konferensi dengan mengadakan Sosialisasi Tata Pemilihan Ahwa

Megaluh, 7 Desember 2024 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Megaluh mengadakan sosialisasi terkait tata cara pemilihan Ahwa (Ahlul Halli wal Aqdi) dan Ketua Tanfidziyah dalam rangka menyongsong Konferensi MWC NU yang akan diselenggarakan pada hari sabtu, 14 Desember 2024. Acara tersebut berlangsung di Kantor MWC NU Megaluh dengan dihadiri oleh para pengurus MWC NU, perwakilan ranting NU se-Megaluh, beserta Banom dan Lembaga NU di Megalug

Ketua Panitia Konferensi, Abdur Rouf, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta konferensi mengenai mekanisme pemilihan yang transparan, demokratis, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU. “Kami ingin mengajak semua peserta konferensi nantinya ikut berpartisipasi mengikuti konferensi dan salah satu ikhtiar kami adalah bagaimana semua pihak memahami proses ini agar dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas,” ujarnya.

Proses pemilihan Ahwa dilakukan dengan pendekatan musyawarah mufakat, di mana para ulama yang dipilih akan menentukan Ketua Tanfidziyah. Hal ini sejalan dengan tradisi NU yang menekankan pentingnya kebijaksanaan para ulama dalam menentukan arah organisasi. Sementara itu, pemilihan Ketua Tanfidziyah dilakukan melalui mekanisme yang sudah ditentukan oleh peserta konferensi yang memiliki hak suara.

Bapak Surya Harutama mewakili Pengurus MWCNU Megaluh menyampaikan Time Line acara Konferensi yang diawali dengan Pelatihan Keluarga Maslahat, Pembinaan Kewirausahaan, Sholawatan, Khataman, Ziarah Muassis NU sampai pada acara puncak yakni Konferensi MWC NU. Beliau juga menyampaikan tata cara pemilihan Ahwa dengan beberapa kriteria yakni selain Alim, Amil dan juga Muharrik. “semoga konferensi nantinya menghasilkan pemimpin yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan maju bagi megaluh,” ujarnya

Ali Ramadhan sebagai perwakilan saking Pengurus PCNU juga memaparkan bagaimana tata tertib konferensi dan mekanismenya termasuk kelengkapan administrasinya juga harap diperhatikan, agar acara konferensi nanti bisa dianggap sah secara administrasi dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. “Semoga konferensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Syuriah dan Tanfidziyah untuk kemajuan NU di Megaluh,” tuturnya.

Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pertanyaan terkait mekanisme pemilihan. Seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung suksesnya konferensi tersebut.

Baca Juga  Dihadiri Ketua MWC NU, Banser dan Perguruan Silat Bandar Kedungmulyo Gelar Apel Pasukan



Acara diakhiri dengan Doa dan harapan dengan sosialisasi ini, Konferensi MWC NU Megaluh dapat berjalan dengan kondusif dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *