Wonosalam, pcnujombang.or.id – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Jombang menggelar kegiatan Sekolah Tangguh Bencana (Seguna) pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Bukit Pecaringan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 300 peserta yang terdiri atas siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) serta para guru SDN se-Kecamatan Wonosalam.
Program Seguna bertujuan untuk menanamkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan mitigasi bencana sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan Sekolah Tangguh Bencana ini ditandai dengan aksi penanaman 500 pohon buah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mitigasi bencana berbasis ekologi.
Penanaman pohon tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian alam, mencegah erosi dan longsor, serta meningkatkan ketahanan lingkungan di kawasan Wonosalam.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi edukasi kebencanaan yang meliputi pengenalan jenis-jenis bencana, upaya mitigasi, kesiapsiagaan, serta praktik sederhana dalam menghadapi situasi darurat. Materi disampaikan secara edukatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Ketua LPBI NU Jombang, Khoirul Hasyim, menyampaikan bahwa kegiatan Seguna merupakan bagian dari komitmen LPBI NU dalam membangun budaya sadar bencana dan cinta lingkungan di satuan pendidikan.
“Melalui edukasi kebencanaan dan aksi penanaman pohon, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian penting dari upaya pencegahan bencana,” ungkapnya.
Para guru yang terlibat juga mendapatkan penguatan peran sekolah dalam membangun sistem Sekolah Tangguh Bencana. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat edukasi kebencanaan dan pelestarian lingkungan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, LPBI NU Jombang berharap dapat mencetak generasi muda yang peduli lingkungan, sadar risiko bencana, serta mampu berperan aktif dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di masa depan.
Muhlison Sekretaris LPBI NU Jombang














