
Kedungrejo, Megaluh Jombang – MWC NU Megaluh sukses melaksanakan Lailatul Ijtima di Masjid Al Mukarromah Kedungrejo Megaluh pada hari Sabtu (23/11/2024). Acara ini dihadiri langsung oleh Pengurus MWCNU Karteker, Pengurus Ranting NU Zona Utara yang terdiri dari Ranting NU Kedungrejo, Pacarpeluk, Sidomulyo, Sumberagung, Dukuharum dan Balong Gemek.
Kegiatan dimulai dengan Sholat Isya’ Berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Istighosah dan tahlil yang dipimpin oleh Kiai Rois. Acara selanjutnya adalah Pengarahan sekaligus sosialisasi konfercab MWC NU Megaluh.
Sambutan awal disampaikan oleh Kiai Imron Rosyadi, salah satu ulama setempat. Dalam sambutannya, beliau berterimakasih atas kedatangan dari para Kiai, Pengurus MWCNU Megaluh, dan beberapa pengurus ranting NU. “Semoga acara ini, memotivasi kami untuk menghidupkan jamiyyah NU di ranting kedungrejo ini yang sebenarnya sudah habis masa khidmatnya,” ujarnya
H. Azam Choiruman atau lebih dikenal Gus Heru selaku Ketua Tanfidziyah Karteker MWCNU Megaluh menyampaikan bahwa lailatul ijtima’ ini mempunyai beberapa agenda selain sosialisasi agenda kerja pengurus karteker juga bagaimana mengaktifkan Musran kedungrejo yang sudah habis masa khidmatnya.
Mengapa ini kita lakukan ? Pertama, agar program-program kegiatan MWCNU Megaluh tidak terkendala karena kepengurusan yang tidak aktif, khususnya dalam pelayanan administrasi dan layanan kepada masyarakat bisa berjalan kembali. Kedua, melalui Musran ini juga, agar acara Konfercab yang insyaAllah akan dilaksanakan pada pertengahan desember bisa dipastikan semua ranting aktif dan memiliki hak suara. Ketiga, kita perlu sinergitas dan solidaritas agar agenda-agenda PCNU Jombang bisa terlaksana dengan baik,”ungkapnya.
Sambutan selanjutnya oleh Rois Syuriah KH. Mujib Adnan. Beliau menyampaikan pentingnya khidmat di NU. Beliau mengutip dawuhnya Kiai Maimun dari Kiai Isrofil Amar bahwa “sopo seng gelem ngeramut simbol-simbolnya Gusti Allah SWT termasuk Masjid, Pesantren, dan organisasi NU, InsyaAllah uripe bakal kerumat,” (dawuh Kiai Maemun Zubair)
Agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting NU Kedungrejo yang dipimpin langsung oleh Pengurus MWC NU Megaluh yang diwakili oleh M. Suhaib. Diawali dengan pembacaan tata taknis Musran, dilanjutkan Laporan Pertanggungjawaban dari Pengurus Ranting lama yang disampaikan oleh Bapak Imron Rosyadi. Setelah LPJ diterima dan diserujui oleh Pengurus MWC NU dilanjutkan pemilihan Ahwa oleh Ranting NU Kedungrejo sejumlah 5 orang dan setelah disetujui menghasilkan keputusan sebagai Rois Syuriah Bapak Imron Rosyadi dan Ahmad Junaidi. Namun ketua Tanfidziyah masih dalam proses pemilihan selanjutnya.
Dalam Sambutanya, Kiai Imron Rosyadi menyampaikan bahwa kami akan mencari dan memilih ketua tanfidziyah beserta jajaranya dengan sangat hati-hati dan cermat. Dalam kesempatan itu, Beliau juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga kekompakan dan berperan aktif dalam setiap program NU.”NU adalah rumah besar kita. Mari kita bersama-sama memperkuat ukhuwah Islamiyah dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Masrur agar dapat memberikan keberkahan bagi umat dan kemajuan organisasi NU di Kedungrejo.














