Ketua Muslimat NU Perak, Mandiri dengan Budidaya Bebek

Jombang, Ketua Muslimat NU Perak, Jombang Hj Suliyah adalah tokoh perempuan yang mandiri dan menjadi inspirator pengembangan ekonomi. Hal ini terlihat dengan berbagai usahanya dalam peternakan dan perikanan.

Meski perempuan, Hj Suliyah tidak mau berpangku tangan. Dia memanfaatkan lahan pekarangan untuk usaha pengembangan ekonomi. ” Alhamdulillah, lahan pekarangan bisa sya manfaatkan untuk Budidaya Lele, dan juga bebek,” tuturnya seraya menunjukkan peternakan yang dikelolanya sendiri

Dikatakannya, untuk kolam lele, dirinya memiliki sebanyak 6 kolam dengan ukuran 3 x 5 meter dengan kapasitas 5 ribu setiap kolam. ” Dengan 6 kolam bisa panen setiap bulan, dan sudah ada yang ambil sendiri,” tambahnya.

Sedangkan untuk peternakan bebek, Perempuan yang sangat aktif dalam berorganisasi kemaayarakatan ini mengaku memiliki kandang sebanyak 9 kandang dengan kapasitas 10 ribu ekor Bebek.” Kalau bebek, hampir setiap Minggu panen, karena usia penggemukan rata rata 35 hari sudah panen. Sehingga putarannya keuangan cepat,” ungkapnya.

Bagaimana dengan harga, Suliyah mengaku pihaknya bermitra dengan pihak swasta. Untuk benih di Suplay dan panen langsung di ambil. ” Setiap Minggu panen sekitar 1700 ekor bebek. Yang rata rata berat diminta adalah 1,5 kg per ekor dengan harga Rp 22.500 setiap kg,” tambahnya.

Pihaknya mengaku perempuan bisa mandiri dengan memanfaatkan lahan lahan pekarangan untuk usaha dan pengembangan ekonomi keluarga, dan hanya tergantung dan berpangku tangan. ” Saya mengajak Muslimat NU bisa memanfaatkan pekarangan dan membangun kemandirian, untuk membantu keluarga. Baik usaha peternakan, perikanan, pakaian dan juga UMKM jajanan.” Pungkasnya

Kontributor : Romadhon

Editor : Abdur Rouf

Baca Juga  Ansor Jombang Siap Sukseskan Puncak Peringatan Harlah ke-102 NU di Masjid Agung Baitul Mukminin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *