Diwek, pcnujombang.or.id – Dalam semangat meneladani perjuangan Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menggelar kegiatan Kajian Kitab Kifayatul Akhyar. Acara ini berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, bertempat di Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Kegiatan dakwah dan kajian keilmuan yang bertema “Meneguhkan Identitas Pelajar Nahdlatul Ulama di Tengah Perubahan Zaman” ini dihadiri oleh seluruh pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Brambang, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Brambang, Kiai Slamet Raharjo, serta masyarakat Desa Brambang yang antusias mengikuti jalannya acara.
Acara diawali dengan amaliah-amaliah NU, seperti salat sunah Tasbih, Hajat, dan Taubat, pembacaan Istigasah K.H. Hasyim Asy’ari, kemudian dilanjutkan dengan kajian kitab Kifayatul Akhyar yang disampaikan oleh Gus Ahmad Rif’atulloh atau yang akrab disapa Gus Aad.
Ketika diwawancarai, Ketua PK Ma’had Aly, Gus Fahmy Dhiyaul Haq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata kader IPNU dan IPPNU dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat (tawassuth), toleran, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini sejalan dengan ruh perjuangan Nahdlatul Ulama yang diwariskan oleh Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari.
”Dakwah ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat tradisi keilmuan, tetapi juga langkah konkret dalam menjalin kerja sama antara IPNU-IPPNU dengan masyarakat untuk membangun lingkungan pendidikan, sosial, dan keagamaan yang mendukung tumbuhnya pelajar yang cerdas, santun, dan berakhlakul karimah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Fahmy menambahkan bahwa semangat dakwah ini juga dimaksudkan untuk mengikuti jejak perjuangan Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari, yang tidak hanya memimpin pondok pesantren, tetapi juga memiliki kepedulian besar terhadap kondisi keagamaan dan sosial masyarakat sekitarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran pelajar NU dalam menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan akar tradisi Islam Nusantara.
Sementara itu, Kiai Slamet Raharjo, selaku Ketua Tanfidziyah Ranting NU Brambang, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif dakwah yang digagas para kader muda NU tersebut. Beliau berharap agar kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin dalam menghidupkan semangat keagamaan dan keilmuan di tengah masyarakat.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader IPNU-IPPNU dapat terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan ulama terdahulu serta menjadi pelajar yang tangguh, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat.














