Megaluh, pcnujombang.or.id – Semangat kepedulian dan kebersamaan mewarnai berbagai titik di Kecamatan Megaluh selama bulan suci Ramadhan. Pengurus Fatayat NU, Muslimat NU, serta beberapa UPZIS Ranting NU se-Megaluh secara serentak menggelar aksi sosial. Secara serentak mereka membagikan takjil kepada masyarakat sekaligus menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian warga Nahdliyyin terhadap masyarakat sekitar. Melalui aksi berbagi ini, Fatayat dan Muslimat NU berusaha mengharapkan keberkahan Ramadhan sekaligus memperkuat semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pembagian Takjil sebagai Wujud Ibadah Sosial
Para pengurus Fatayat NU memulai kegiatan pembagian takjil pada Kamis (12/03/2026). Mereka menyiapkan sekitar 350 porsi takjil dan membagikannya kepada masyarakat di beberapa titik strategis.
Selanjutnya, pada Ahad (15/03/2026), jajaran Muslimat NU melanjutkan kegiatan serupa dengan membagikan sekitar 250 porsi takjil . Pembagian ini dilaksanakan depan Kantor MWC NU Megaluh. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Selain Fatayat dan Muslimat, beberapa UPZIS Ranting NU juga ikut ambil bagian dengan menggelar pembagian takjil di berbagai lokasi. Diantaranya di Sumberagung, Gongseng, Megaluh, Dukuharum, Kedungrejo, Sidomulyo, dan beberapa ranting lainnya.
Para relawan dengan penuh semangat membagikan paket takjil kepada pengendara, pengguna jalan, dan warga yang melintas. Senyum dan sapaan hangat para relawan menambah suasana Ramadhan semakin terasa akrab dan penuh kebersamaan. Meskipun hujan sempat turun di beberapa lokasi, para relawan tetap melanjutkan kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Hal ini demi menebar kebaikan dan meraih ridha Allah SWT.

Salah satu pengurus UPZIS Ranting Sumberagung, Ibu Wiji Astutik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.
“Alhamdulillah, UPZIS NU Sumberagung juga melaksanakan program tahunan berbagi takjil yang kami selenggarakan setiap bulan Ramadhan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Banom NU, khususnya Ansor dan Banser Megaluh, yang turut membantu kelancaran proses pembagian takjil di lapangan.
UPZIS Ranting NU Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa
Selain membagikan takjil, para pengurus UPZIS di berbagai ranting juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Para relawan mendatangi langsung rumah para penerima bantuan agar santunan tersebut tepat sasaran.

Di Ranting Gongseng, misalnya, para pengurus menjalankan program GGB (Gerakan Gongseng Bersedekah). GGB secara rutin memberikan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak yatim, fakir miskin, penyandang disabilitas, serta bantuan santunan kematian.

Sementara itu, UPZIS Ranting Kedungrejo juga menjalankan program serupa dengan menyalurkan santunan secara massif kepada anak yatim dan kaum dhuafa di wilayahnya.
Ketua LAZISNU MWC NU Megaluh, Bapak Gogot, menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan bahwa kuatnya sinergi antara badan otonom dan lembaga NU dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara Fatayat NU, Muslimat NU, UPZIS, serta Banom NU menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Memperkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadhan
Masyarakat menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Banyak pengguna jalan yang merasa terbantu dengan pembagian takjil, terutama mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini, Fatayat dan Muslimat NU bersama UPZIS Ranting NU berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kebahagiaan, tetapi juga bukti nyata kehadiran organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama dalam memberi manfaat bagi umat.
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, warga Nahdliyyin Megaluh menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan memperkuat solidaritas sosial.














