Final Lomba Baca Kitab dan Kreasi Nadhom Semarakkan Santri Fest 2024 Jelang Penutupan

Jombang – Lomba baca kitab dan kreasi nadhom tingkat SD/MI se-Kabupaten Jombang, menyemarakkan gelaran Santri Fest 2024 yang berlangsung di kawasan parkir makam Gus Dur, Tebuireng, Jombang.

Sekretaris Panitia Santri Fest 2024, Ali mahfudz mengungkapkan, lomba baca kitab dan kreasi nadhom yang berlangsung di arena Santri Fest 2024, telah memasuki babak final.

Babak final untuk kedua lomba, dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Pada Kamis (24/10/2024) dan Jumat (25/10/2024) malam, berlangsung lomba baca kitab. Sedangkan lomba kreasi nadhom berlangsung pada Sabtu (26/10/2024) malam.

Dia menyebutkan, peserta yang lolos ke babak final lomba baca kitab dan kreasi nadhom berjumlah 60 peserta, dimana masing-masing jenis lomba diikuti oleh 30 peserta.

“Lomba Nadhoman diikuti 30 peserta, begitu juga lomba baca kitab,” kata Ali, saat dikonfirmasi Tim Media PCNU Jombang, Kamis malam.

Dijelaskan, dalam lomba baca kitab, setiap peserta diminta untuk membacakan Kitab Mabadiul Fiqhiyah karya Umar Abdul Jabar. Sedangkan pada lomba kreasi nadhom, setiap peserta diminta melakukan pelalaran nadhom alfiyah karya Ibnu Malik.

Ketua Panitia Santri Fest 2024, sekaligus Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Jombang, H. Muhammad Imdad mengungkapkan, lomba baca kitab dan kreasi nadhom merupakan bagian dari agenda yang dipersiapkan untuk menyemarakkan Santri Fest 2024.

Pelaksanaan lomba baca kitab dan kreasi nadhom, jelas dia, juga merupakan bagian dari upaya memperluas dan memperkuat syiar tradisi pesantren yang menjadi karakter dari pendidikan di pesantren.

“Nadhoman adalah salah satu unsur tradisi dan karakteristik pendidikan pesantren,” ujar Gus Imdad, sapaan akrabnya.

Mantan Ketua PAC Ansor Jombang Kota ini berharap, pelaksanaan lomba baca kitab dan kreasi nadhom bisa menumbuhkan semangat santri dan berbagai kalangan pesantren untuk melestarikan budaya pesantren.

Baca Juga  150 Jamaah Hadiri Diba Kubro yang Digelar PAC Fatayat Bareng

“Harapan adalah bisa melestarikan tradisi dan keilmuan pesantren, juga mensyiarkan tradisi pesantren di momentum Hari Santri ini,” jelas Gus Imdad.

Santri Fest 2024, tambahnya, merupakan rangkaian dari kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2024 yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang.

Adapun dalam pelaksanaannya, Santri Fest 2024 yang telah berlangsung sejak Rabu (16/10/2024), dilaksanakan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) berkolaborasi dengan Lakpesdam dan LP Ma’arif PCNU Jombang.

Santri Fest 2024 di kawasan parkir makam Gus Dur, Tebuireng, Jombang, dijadwalkan berakhir dan ditutup pada Sabtu (26/10/2024) malam. (*)

Diterbitkan Oleh : Media Center PCNU Jombang
Penulis : Miftahul Jannah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *