Catatan dari Studi PCNU Jombang ke Sragen, Peroleh Wawasan Berharga pada Berbagai Bidang

Sragen, pcnujombang.or.id – Silaturrahmi dalam rangka studi kemandirian yang dilaksanakan PCNU Kabupaten Jombang ke PCNU Sragen, menyisakan beberapa catatan menarik.

Seperti diketahui, PCNU Jombang melakukan kunjungan ke Sragen dalam rangka ngaji bareng kemandirian jam’iyah bersama pengurus cabang NU Sragen, di Aula Annahdoh kantor PCNU Sragen, Selasa ( 29/04/2025).

Pada kesempatan tersebut, pengurus cabang NU Jombang juga mendapat pemaparan tentang keberhasilan NU Sragen yang didukung oleh beberapa lembaga Nahdlatul Ulama.

Diantara lembaga yang turut berbagi ilmu, yakni Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah NU (Lazisnu), Lembaga Perekonomian NU (LPNU), serta Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU), dan lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam).

Lazisnu memaparkan capaian sepanjang tahun 2024, dimana mereka mampu mengelola dana dana dari warga NU sebesar 9,5 M. Dana tersebutr diperoleh dari pengumpulan zakat, infaq dan sedekah warga NU Sragen.

“Lazisnu sebagai garda terdepan dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat melalui menjaga pemasukan dan peredaran keuangan cabang NU Sragen.” Ucap Lulus, ketua Lazisnu PCNU Sragen.

Ia menjelaskan, dana yang diperoleh dari warga NU, dikembalikan lagi kepada warga NU berupa bantuan di berbagai bidang diantaranya bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang pendidikan dan tanggap bencana.

“Misalnya kami buat 100 gerobak angkringan, yang dibantukan ke warga NU yang membutuhkan untuk usaha, selain kami juga menyediakan modal usahanya,” tutur Lulus.

Menurut Lulus, dengan bantuan yang terus dirasakan manfaatnya oleh warga NU Sragen, Lazisnu PCNU Sragen pun akhirnya mampu medapatkan kepercayaan warga.

Selain lazisnu, lembaga perekonomian (LP) NU Sragen juga menyampaikan bahwa PCNU Sragen telah memiliki lahan usaha berupa NU Mart yang turut menyokong kebutuhan jam’iyyah.

Baca Juga  Ribuan Warga NU Mayangan Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim

“NU Mart ini modalnya didapat dari investasi saham dari 20 MWC, dan tidak menerima dari perorangan untuk menjaga hal yang tidak diinginkan bagi jam’iyah” kata Gito, ketua LPNU Sragen.

Wardi selaku ketua LPPNU juga turut menyampaikan pengalamannya bersama lembaga pengembangan pertanian di Sragen. Saat ini, ungkapnya, PCNU Sragen melalui LPPNU sudah mempunyai produk pupuk organik sendiri.

“Saya kira kerjanya LPPNU itu santai, ternyata malah tidak, apalagi ketika kami mengajak petani untuk menanam organik. Saya harus siap sedia selama 24 jam menghadapi curhatan para petani” tuturnya

Kesigapan menemani dan menampung curhatan petani organik ini penting. Sebab, menurut Wardi, sekali saja lembaga ini sulit ketika dihubungi, maka kepercayaan petani warga NU pada PCNU Sragen akan runtuh bahkan hilang.

Di sesi akhir sharing ilmu, lakpesdam juga turut menyampaikan bahwa ideologi NU menjadi hal yang terpenting dan harus ditanamkan pada kader kader NU.

“Ideologi ini kami bentuk kurang lebih 10 tahun pada jamaah, agar terbentuk jam’iyah yang solid dan nantinya hal itu yang memunculkan i’anah warga NU,” ungkapnya.

PCNU Jombang lakukan kunjungan ke PCNU Sragen dalam rangka studi tiru kesuksesan PCNU Sragen dalam membangun kemandirian jam’iyyah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada selasa 29/04/2025, kunjungan ini berangkat pagi hari ini dari area makam KH. Wahab Hasbullah Tambakberas.

Dalam kunjungan ini pengurus cabang NU Jombang diwakili oleh KH. Azzam Choiruman sebagai wakil ketua tanfidziah sekaligus rais safar dalam kunjungan ke Sragen kali ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *