Arahan Ketua PWNU Jatim Saat Hadiri Harlah ke 102 NU di Jombang

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin

Jombang, pcnujombang.or.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyatakan pentingnya perjuangan KH. Hasyim Asy’ari serta menegaskan posisi NU sebagai organisasi Islam terbesar di dunia.

Hal itu disampaikan olehnya saat menyampaikan sambutan pengarahan pada acara puncak Harlah ke-102 NU yang digelar PCNU Kabupaten Jombang, di Masjid Baitul Mukminin, Jombang, Senin (27/1/2025) malam.

Dalam sambutannya, Gus Kikin mengenang sejarah berdirinya NU pada tahun 1926 sebagai upaya mencegah perpecahan umat Islam.

“Dulu, umat Islam di Indonesia hanya mengenal satu paham, yaitu Ahlussunnah wal Jamaah, hingga pada tahun 1912 muncul paham-paham baru. Para ulama pesantren bersatu untuk menjaga persatuan umat melalui organisasi Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Gus Kikin mengajak warga Nahdliyin untuk meneladani perjuangan KH Hasyim Asy’ari yang mampu mempersatukan umat Islam dengan pemikiran brilian, seperti dalam kitab Al-Mawaidz.

Pengasuh Pesantren Tebuireng itu menekankan pentingnya menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk bermusuhan.

Sebagai informasi, dalam rangka memperingati Harlah ke-102 NU, PCNU Kabupaten Jombang menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan, dimana puncaknya dilaksanakan di Masjid Jami Baitul Mukminin Jombang, Senin (27/1/2025) malam.

Puncak peringatan Harlah ke-102 NU di Jombang, diawali dengan khotmil quran 102 majelis pada Senin pagi hingga siang, serta sholawat seribu rebana dan santunan anak yatim oleh PC Lazisnu Jombang, pada Senin petang hingga maghrib.

Selain itu, pada saat yang sama juga dibuka pelayanan pengobatan gratis dan donor darah oleh LKNU PCNU Jombang, dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Selepas shalat Maghrib, dilaksanakan istighosah Kiai Hasyim Asy’ari, di Masjid Jami Baitul Mukminin. Selanjutnya, acara seremonial peringatan Harlah ke-102 NU dan peringatan Isra’ Mi’raj, yang dilaksanakan setelah shalat Isya di Masjid Jami.

Baca Juga  Kader PK. IPNU Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Raih Juara 2 dalam Musabaqoh Qiraatul Kutub di UINSA Surabaya

Adapun sebagai penutup dari rangkaian acara puncak Harlah ke-102 NU di Jombang, akan diisi dengan sholawat hadrah oleh ISHARI yang akan berlangsung hingga tengah malam.

Penulis: Miftahus SaidinEditor: M. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *