Gelar Musran, PRNU Bulurejo-Kedaton Perkuat Konsolidasi Jam’iyah dan Khidmah Umat

Berdasarkan hasil musyawarah, H. Khoirul Umam ditetapkan sebagai Rais Syuriyah PRNU Bulurejo-Kedaton periode 2026-2031 menggantikan Kiai Nashihin.

Diwek, pcnujombang.or.id – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Bulurejo-Kedaton sukses menggelar Musyawarah Ranting (Musran) pada Rabu (4/2/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Marghibani, Desa Bulurejo, ini dihadiri oleh ratusan anggota dan tokoh setempat.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat desa, Musran digelar untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, menyusun program kerja, serta memilih kepengurusan baru untuk masa khidmah 2026-2031.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua PCNU Jombang, KH Nurul Fuad, jajaran pengurus PRNU Desa Bulurejo, perwakilan MWCNU Diwek, pimpinan badan otonom (Banom) NU, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil dan tawassul sebagai ikhtiar spiritual agar musyawarah berjalan lancar dan membawa keberkahan.

Sidang Musran dipimpin langsung oleh KH Nurul Fuad. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Musran bukan sekadar agenda organisatoris semata.

“Tetapi juga momentum memperkuat komitmen jam’iyah dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah serta memperkuat peran NU dalam pelayanan umat di tingkat desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kiai Nurul Fuad berharap forum ini dapat melahirkan ide-ide baru. “Musran ini menjadi ajang muhasabah bersama, sekaligus merumuskan langkah strategis NU Bulurejo-Kedaton agar semakin responsif terhadap kebutuhan umat dan tantangan zaman,” lanjutnya.

Agenda utama Musran meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner, pembahasan rekomendasi program, serta pemilihan Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) untuk menetapkan pimpinan baru.

Berdasarkan hasil musyawarah, H. Khoirul Umam ditetapkan sebagai Rais Syuriyah PRNU Bulurejo-Kedaton periode 2026-2031 menggantikan Kiai Nashihin.

Sementara itu, Kiai Abdur Rohman terpilih kembali secara aklamasi untuk melanjutkan khidmahnya sebagai Ketua Tanfidziyah pada periode kedua.

Baca Juga  MWCNU Plandaan Gelar Lailatul Ijtima’, Doa Bersama, dan Santunan Anak Yatim Menyongsong HUT RI ke-80

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Ketua Tanfidziyah terpilih, Kiai Abdur Rohman, mengapresiasi jalannya persidangan.

“Ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kearifan lokal khas NU,” ujar Kiai Abdur Rohman.

Ia berharap, hasil Musran ini mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, dan siap bekerja keras. “Demi kepentingan untuk agama, jam’iyah NU dan masyarakat Bulurejo-Kedaton,” pungkasnya. (kho).

Kontribusi dari H. Khoirul Umam, Rais Syuriyah PRNU Bulurejo – Kedaton

Editor: Moh. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *