Semarak Pembinaan Qiraah dan Tahsin Kitabah: PC JQH NU Jombang Hadirkan Ning Fatma dan Guru Sakal

Dongkrak Kualitas Qiraah dan Khat Masyarakat Jombang

Jombang, pcnujombang.or.id — Suasana Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang terasa lebih hidup pada Ahad Legi, 30 November 2025. Ratusan peserta hadir dengan antusias mengikuti kegiatan Pembinaan Qiraah dan Tahsin Kitabah yang menjadi agenda rutin JQH NU Jombang.

Acara ini bertujuan memperkuat kemampuan tilawah dan memperindah penulisan huruf Arab di kalangan masyarakat Jombang.

Lantunan Merdu Suara Ning Hj. Fatma Muthiah

Kegiatan pembinaan qiraah tampil lebih istimewa karena dipandu langsung oleh Qoriah Nasional Ning Hj. Fatma Muthiah, yang memberikan bimbingan teknik membaca Al-Qur’an dengan tartil, lagu yang indah, serta penguasaan makhraj dan tajwid.

Beliau juga membagi pengalamannya selama belajar qiraah serta perjuangannya selama mengikuti berbagai even MTQ Tingkat Nasional. Para peserta tampak khidmat menyimak setiap arahan dalam melagukan ayat-ayat suci al-Quran, lalu mempraktikkan bacaan mereka secara bergantian.

Pada kesempatan ini, Pengurus JQH NU, Ibu Hj. Millah Kameliyah juga memberikan tantangan membaca al-Quran kepada peserta pembinaan.

Guru Sakal membimbing Tahsin al-Kitabah dan Tahsin al-Khat

Pada sesi lain, pembinaan tahsin kitabah berlangsung tak kalah khidmat. Tim guru khatt dari Sakal Denanyar Jombang. Ada Ustadz Abdur Rouf, Zainul Mujib, Umam, Halim dan Ustadzah Sofiyah. Mereka dengan sabar membimbing peserta dalam menulis arab menggunakan metode Hamidi, mulai dari mufrodat lanjut murokkab, penempatan huruf, proporsi bentuk, hingga estetika khat agar sesuai kaidah penulisan yang benar.

Pada kesempatan ini, tampak dari unsur guru TPQ dan santri di Pesantren turut hadir sorogan tulisan untuk mendapatkan koreksi dari para guru.

KH. Wafiyul Ahdi Apresiasi Para Peserta Pembinaan

Dalam sambutannya, Ketua JQH NU Jombang, Dr. KH. Wafiyul Ahdi, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta yang hadir dengan semangat luar biasa. Beliau menegaskan bahwa Jombang memiliki potensi besar untuk melahirkan para huffadh, qari, dan khattath berkelas nasional bahkan internasional.

Baca Juga  Napak Tilas saat Napak Teles: Menyusuri Jejak Sejarah di Tengah Gerimis Berkah

“Banyak muncul para Huffadh, Qari’ Nasional, Khattath Internasional yang belajar di Jombang. Ini adalah potensi besar, maka kita perlu merawat dan mengembangkan potensi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu koordinator acara, Gus Muhdi Surur, menjelaskan bahwa pembinaan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik, fasih, dan berlagu indah.

“Selain tilawah, kami juga menghadirkan pembinaan tahsin kitabah agar masyarakat tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan bagus, tetapi juga menuliskannya dengan benar dan indah,” tegasnya.

Antusiasme ratusan peserta membuktikan bahwa kecintaan masyarakat Jombang terhadap al-Qur’an terus tumbuh. Melalui kegiatan rutin seperti Ahad Legi ini, JQH NU Jombang berharap kualitas qiraah dan kitabah semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi pembaca dan penulis Al-Qur’an yang unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *