“Bangga jadi santri, kami santri dan kami seorang …..” Begitu kalimat yang tertulis pada unggahan IG @nugarislucu. Sangat menggelitik sebenarnya, tapi sekaligus menggugah gairah untuk menuliskan suatu perjalanan group keroncong santri yang mungkin pertama kali ada di kalangan pesantren.
Namanya OK. Elkassaf, sebuah kelompok musisi keroncong yang ada ditengah pondok pesantren Darul Ulum, tepatnya di asrama 27 Alfurqon, di bawah asuhan Gus M. Mustain Dzul Azmi atau yang akrab dikenal Gus Azmi.
Group keroncong ini dibentuk karena Gus Azmi melihat banyak potensi para santri yang diasuh oleh beliau, diantaranya adalah potensi bermain alat musik.
Musik keroncong dipilih oleh Gus Azmi karena ada unsur musik yang identik dengan bangsa Indonesia, meskipun sebenarnya keroncong berasal dari bangsa portugis.
Awalnya, keputusan Gus Azmi untuk membuat group keroncong Elkassaf sempat mengalami keraguan, hingga beliau bertemu dengan guru sekaligus musisi Jombang Rahmadani Wahyu Sasmita yang akhirnya berkenan membantu beliau untuk membentuk group musik keroncong.
Berbeda dari kebiasaan di pesantren lainnya yang banyak melahirkan group banjari atau nasyid. Maka, Gus Azmi memilih musik keroncong, selain albanjari untuk mengembangkan potensi seni bermusik dikalangan santri asrama 27 Alfurqon Darul Ulum.
Dengan dibina langsung oleh Pak Dhani, group OK Elkassaf mulai berproses dan berprogres. Dari awalnya belajar mengenal alat musik, lalu belajar mengenal not balok, lalu mendalami permainan khas musik keroncong secara detail.
OK. Elkassaf sejak terbentuknya pada tahun 2019 sudah mengalami pergantian pemain musik dan vocalnya, karena santri di Alfurqon silih berganti tiap tahunnya. Namun, ada yang tetap dan istiqomah digroup ini yaitu mereka tetap ngaji, berlatih dan berproses mempelajari lagu lagu dari berbagai genre yang dijadikan keroncong.
Pemain musik inti di keroncong OK. Elkassaf terdiri dari pemain gitar, cello, ukulele cak dan cuk, keryboard, dan bass. Hingga saat ini group ini terus berkarya dan bisa dinikmati di kanal youtube mereka @elkassafkeroncong.
Saat ini musik keroncong sudah jadi daya pikat tersendiri di asrama 27 Alfurqon Darul Ulum, selain dari program kegiatan ngajinya, dilihat dari banyaknya santri Alfurqon yang antusias untuk masuk dan ikut dalam group keroncong ini.
Selain itu, alat musik yang semakin bertambah banyak juga menunjukkan bahwa keroncong menjadi daya tarik yang besar di asrama ini. Kini, mungkin group ini masih sering memainkan kembali lagu orang dengan aransemen keroncong. Namun siapa tahu, kelak group ini juga menelurkan lirik lagu dari karya mereka sendiri.
Sekarang mungkin kalimat dari @nugarislucu bisa dilengkapi dengan “Bangga menjadi santri, kami santri, kami seorang musisi”.
Jombang, 25 Oktober 2024
Diterbitkan Oleh : Media Center – LTN PCNU Jombang
Penulis : Musta’in Sayyidul Kawnain, Lc.














