Pengajian Ahad Kliwon Muslimat NU Diwek, Tak Hanya Cari Ilmu, Juga Hidupkan Tradisi NU

Dalam acara ini, PAC Muslimat NU Diwek juga bekerja sama dengan tim medis LSPT Tebuireng untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 pasien.

Diwek, pcnujombang.or.id – Ribuan jamaah Muslimat NU memadati halaman Masjid Al-Adnani Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu (22/6/2025). Mereka hadir untuk mengikuti rutinan Pengajian Ahad Kliwon yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Diwek.

Acara ini dirangkai dengan haul ke-13 KH Mahsun Adnan. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Diwek Agus Sholihuddin, Forkopimcam Diwek, perwakilan PCNU Jombang, pimpinan PC Muslimat NU Jombang, pengurus MWCNU Diwek, dan perangkat desa Kayangan.

Dalam acara ini, PAC Muslimat NU Diwek juga bekerja sama dengan tim medis LSPT Tebuireng untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 pasien.

Sementara itu, Camat Diwek Agus Sholihuddin mengimbau warga untuk tidak panik terkait meningkatnya kasus Covid di Indonesia dan mengajak masyarakat untuk membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Ketua PC Muslimat NU Jombang Hj Mundjidah Wahab memotivasi hadirin untuk aktif berkegiatan di Muslimat dan mengumumkan rencana kegiatan ikatan haji Muslimat se-Jombang yang akan digelar di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang.

“Insya Allah mulai bulan Muharram depan ada kegiatan ikatan haji Muslimat se-Jombang,” ujar dia.

Acara juga dirangkai dengan santunan puluhan anak yatim. Kemudian, ada pemberian 22 gerobak UMKM dari anggota DPRD Jombang, Junita Erma Zakiah.

Gerobak UMKM diberikan kepada kepada Ranting Muslimat NU Kayangan, Puton, dan PAC Diwek. Pemberian gerobak UMKM ini diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga.

Kegiatan diakhiri dengan mauidzah hasanah oleh KH Nur Hadi, Rais Syuriah MWCNU Diwek, yang menyampaikan keutamaan perempuan dan pentingnya peran perempuan dalam keluarga.

Baca Juga  ISHARI Gudo Gelar Musyawarah Anak Cabang

Kiai yang juga Mustasyar PCNU Jombang menegaskan keutamaan perempuan dibanding pria. “Karena perempuan punya tugas yang jauh berat dibanding suaminya,” ujarnya.

Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh ini juga mendorong anggota Muslimat untuk berperan bagi keluarganya “Yang penting diridhoi suami, seorang istri akan dapat kemuliaan di dunia dan akhirat nanti,” pungkasnya. (muk)

Kontribusi dari Mukani dan Tim LTN NU Kecamatan Diwek

Editor: Moh. Syafi'i

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *