Kemenag dan Kemendikbud Jombang Apresiasi Tradisi Sanad Khat dalam Pembukaan Sakal Fest di Aula Graha Gusdur Jombang

Jombang –pcnujombang.or.id – Pesantren Kaligrafi Sakal Jombang kembali menggelar acara yang bertajuk Sakal Fest, yang berlangsung selama tiga hari mulai hari Jumat (21/02/2025) sampai pada hari Ahad (23/02/2025) yang dilaksanakan di Aula Graha Gusdur Denanyar Jombang. Acara ini menjadi ajang yang bertujuan untuk mempertemukan para pecinta seni kaligrafi sekaligus menjadi momen untuk menampilkan kreativitas mereka dalam berkarya.

Heri Mujiono selaku Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat mengapresiasi acara ini. Beliau secara resmi membuka acara Sakal Fest ini. Momen ini menjadi penting dalam rangka menjaga tradisi sanad khat sekaligus menjadi momentum berharga bagi para santri dan pecinta kaligrafi dalam melestarikan seni menulis Al-Qur’an dengan jalur keilmuan yang otoritatif. Beliau juga menyampaikan bahwa “Dengan menulis arab, bisa menjadi wasilah untuk memperbaiki diri,”ujarnya

Hadir Juga pada acara ini, Dr. Ali Muhajir selaku Kepala Kemenag Jombang. Ia menyampaikan bahwa tradisi sanad khat merupakan warisan berharga yang harus dijaga oleh generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren. “Sanad khat bukan hanya soal estetika dalam menulis Al-Qur’an, tetapi juga mencerminkan kesinambungan ilmu dan keberkahan dari para guru kepada muridnya. Kami mengapresiasi upaya pesantren dalam menjaga tradisi ini di tengah perkembangan teknologi digital,” ujarnya.

Direktur Sakal, Atoillah, M.Pd.I dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap pihak yang mensukseskan acara ini. dalam sambutannya, ia juga berpesan bahwa Sakal Fest bukan hanya sekedar perayaan maupun perlombaan, namun juga sebagai upaya untuk memperkuat nilai-nilai keislaman melalui seni kaligrafi,”ujarnya.

Rangkaian acara Sakal Fest ini selain digeral pameran Kaligrafi, Lomba Tahsin Kitabah, Kaligrafi Kontemporer, juga dimeriahkan dengan workshop Zukhrufah yang menghadirkan seniman Zukhrufah Zainul Mujib sebagai pemateri. Sesi ini memberikan wawasan dan teknik baru bagi peserta yang ingin mendalami dunia zuhkrufah. Acara ini dihadiri hampir 150 peserta dari berbagai perwakilan pesantren, lembaga pendidikan maupun komunitas seni lainnya.

Baca Juga  Jelang Lebaran, Santuni Yatim, Piatu, Dhuafa dan Jompo

Dukungan dari berbagai pihak terutama dari Kemenag dan Diknas Jombang, diharapkan even Sakal Fest ini menjadi acara tahunan sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas mereka di bidang kaligrafi.

Kontributor : Abdur Rouf Hasbullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *