Sosialisasi Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Peterongan periode masa khidmat 2024 – 2029 digelar di BLK Yayasan Sabilul Huda Senden Peterongan pada Sabtu (11/1/2025).

Kegiatan yang digelar dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Dasar Islam (SDI), dan Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI) se-Kecamatan Peterongan.
Momen yang dihadiri juga oleh Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, dimanfaatkan oleh pihak madrasah yang hadir untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya terkait kondisi di madrasah masing-masing.
Salah satu yang menjadi pembahasan adalah terkait Program Indonesia Pintar (PIP) yakni banyaknya siswa madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tidak mendapat kuota PIP, sedangkan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) rata-rata mendapat PIP.
Hal tersebut dikhawatirkan berdampak pada jumlah peserta didik baru yang mendaftar di madrasah kemungkinan akan menurun, sebab orang tua siswa lebih memilih menyekolahkan anaknya ke Sekolah Dasar (SD).

Menanggapi hal ini, Abd Rohman, M.Pdi, Ketua LP Maarif NU Peterongan, bertekad untuk berusaha membangun koneksi dengan instansi lain yang diharapkan dapat meningkatkan pendidikan di madrasah.
“Tujuannya adalah menyamaratakan agar madrasah, khususnya swasta, tidak tertinggal dari sekolah negeri yang banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.
Penulis: Miftakhul Jannah














